Rabu, 2 Desember 2020

Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak Dampak Libur Panjang dan Cuti Bersama

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Situasi Covid-19 di Jawa Timur hari ini, Rabu (18/11/2020). Foto: Istimewa

Data Satgas Covid-19 Jatim pada Rabu (18/11/2020) menunjukkan adanya lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 baru mencapai dua kali lipat lebih dibandingkan hari sebelumnya.

Jawa Timur ketambahan 471 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 pada Rabu. Sementara Selasa (17/11/2020) kemarin penambahan kasus harian hanya 206 kasus baru.

Penambahan kasus terbanyak terdata di Kabupaten Lumajang yang mencapai 100 kasus baru. Diikuti Kabupaten Jember dengan 60 kasus baru, lalu Trenggalek dengan 41 kasus baru.

Tiga daerah itu, kata dr Makhyan Jibril Jubir Satgas Covid-19 Jatim, yang memang menjadi penyumbang kasus terbanyak dalam lonjakan kasus di Jatim hari ini.

“Dari kasus-kasus yang kemarin mulai naik di Lumajang, dilakukan tracing. Ditemukan lebih banyak lagi kasus positif. Jember dan Trenggalek sama, hasil tracing kasus,” ujarnya.

Jibril bilang, hal ini terjadi pascalibur panjang dan cuti bersama. Menurutnya, pasca libur panjang biasanya memang terjadi kontak antar keluarga di setiap daerah.

“Rata-rata memang dari kluster keluarga. Di sisi lain kluster keluarga memang beresiko naik pasca-long weekend. Kenaikan Jatim 5 persen, penyumbang lumayan banyak memang dari Lumajang, Jember, dan Banyuwangi,” ujarnya.

Jibril mengutip data yang sempat dipaparkan oleh Luhut Binsar Panjaitan Menko Marves dalam Rapat Koordinasi Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca liburan dan Cuti Bersama.

“Dari data itu, dugaannya memang benar, kemungkinan dampak libur panjang. Dari paparan Pak Menko, disebutkan, pasca-long weekend rata-rata kasus di Indonesia naik,” ujarnya.

Di Jawa Timur, Jibril bilang, mobilitasnya tidak setinggi provinsi lain selama libur panjang kemarin. Selain itu, jumlah operasi yusitisi yang diterapkan konsisten dan bahkan meningkat.

Jibril juga menunjukkan rekaman okupansi tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Jawa Timur. Dia bilang, pascalibur panjang BOR juga meningkat.

Tidak hanya pasca libur panjang, data BOR Satgas Covid-19 Jatim juga menandai Aksi Unjuk Rasa Omnibus Law pada 8 Oktober dan 9 Oktober juga demo tahap kedua pada 20 Oktober.

Dalam dua kali unjuk rasa itu, BOR RS Rujukan Covid-19 di Jatim tidak mengalami peningkatan.(den/dfn/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah, 12 PMK Di lokasi

Kecelakaan L300 Tabrak Pembatas Tol Sumo

Hujan Deras di Balonggebang Nganjuk

Surabaya
Rabu, 2 Desember 2020
27o
Kurs