Senin, 29 November 2021

Komplotan Spesialis Pencuri Sepeda Dibekuk Polsek Sukolilo

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Komplotan spesialis pencuri sepeda yang dibekuk Polsek Sukolilo pada Kamis malam (30/4/2020). Foto Istimewa

Dua orang yang berkomplot mencuri sepeda gunung dibekuk Tim Anti Bandit Polsek Sukolilo, Kamis malam (30/4/2020). Mereka ditembak kakinya karena melawan saat dikejar petugas.

Dua orang itu masing-masing berinisial HT dan NEC, keduanya tinggal di Jl. Mulyorejo Selatan Surabaya. Mereka pelaku yang sudah menyasar sepeda korbannya di empat lokasi.

AKP Subiyantana Kapolsek Sukolilo mengatakan, penangkapan ini bermula saat Tim Anti Bandit tengah melakukan giat patroli tertutup dalam pengamanan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat melintas di TKP Jl. Keputih Tegal Timur sekitar pukul 01.00 WIB, petugas mencurigai ada dua orang lelaki mengendarai sepeda motor beat yang berhenti di depan rumah seseorang. Sambil melihat situasi sekitar, kemudian meloncati pagar sambil membawa tang pemotong.

“Setelah keduanya berhasil membawa sepeda angin warna merah, lalu petugas melakukan pengejaran. Saat ditangkap keduanya melakukan perlawanan sambil mengayunkan tang kepada petugas. Melihat situasi itu keduanya langsung diberikan tindakan tegas terukur,” ujarnya dalam rilis yabg diterima suarasurabaya.net, Jumat (1/5/2020).

Subiyantana mengatakan, dari hasil interograsi kedua pelaku, mereka mengaku sudah empat kali menyasar sepeda angin yg memiliki harga kisaran Rp 10 juta hingga Rp 30 juta. Sedangkan setiap aksinya, pelaku HT berperan sebagai eksekutor dan pelaku NEC berperan (pembawa sepeda dan pemantau ) di 4 TKP.

“Keduanya kami tetapkan tersangka. Bahkan salah seorang tersangka berinisial HT merupakan residivis yang sudah dua kali masuk penjara kasus curanmor R2 dan kasus judi yang pernah ditangani oleh Polsek Sukolilo pada tahun 2004,” kata Kapolsek.

Sementara itu Iptu Zainal Abidin Kanit Reskrim Polsek Sukolilo menambahkan, tersangka HT merupakan otak dari komplotan kejahatan ini. Dia berhasil mengkader pelaku baru NEC untuk diajak bekerjasama.

“Setiap hasil kejahatannya rata-rata dijual Rp3,5 – Rp4 juta dibagi berdua orang,” katanya.

Berikut ini data TKP Pencurian Sepeda Komplotan HT:

1. Semolowaru Bahari mendapat 2 sepeda angin merk Polygon kerugian Rp. 30 Juta ( wilayah Polsek Sukolilo )

2. Keputih Tegal timur V Kv 199 mendapat 1 sepeda merk Specialis type PITCH warna merah kerugian Rp. 10 Juta (wilayah Polsek Sukolilo )

3. Wonorejo selatan Kav 11 dapat 2 sepeda merk Polygon. kerugian Rp. 12 juta (wilayah Polsek Rungkut )

4. Perum Cosagra Medayu selatan 11 No. 34 Sby dapat sepeda rakitan merk Cobe warna hijau kerugian Rp. 18 juta (wilayah Polsek Rungkut). (bid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 29 November 2021
26o
Kurs