Rabu, 8 Februari 2023

Masyarakat Harus Tetap Disiplin Protokol Kesehatan saat Vaksinasi Berlangsung

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Meski dalam suasana pandemi dan harus menjaga jarak, jamaah Shalat Idul Adha di Kalitebu, Kenjeran tetap menyambut dengan gembira. Banyak jamaah yang sudah siap dengan protokoler kesehatan, membawa sendiri cairan pencuci tangan hingga alat pengukur suhu tubuh. Foto: Totok suarasurabaya.net

Wien Kusharyoto Kepala Laboratorium Rekayasa Genetika Terapan dan Protein Desain Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengatakan masyarakat harus tetap disiplin protokol kesehatan saat vaksinasi berlangsung.

“Selama proses vaksinasi berlangsung, masyarakat tetap diminta untuk mematuhi protokol kesehatan,” kata Wien dilansir Antara, Rabu (25/11/2020).

Wien menuturkan pelaksanaan vaksinasi sendiri akan berlangsung lama, terutama karena penyediaan vaksin Covid-19 serta distribusinya tidak dapat segera dan serentak dilakukan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Indonesia dengan jumlah penduduk besar pasti membutuhkan waktu yang tidak singkat agar seluruh warganya dapat divaksin.

Dalam penantian pemberian vaksin hingga vaksinasi dilakukan, pelaksanaan protokol kesehatan tidak dapat ditawar-tawar.

Meski sudah ada vaksin, protokol kesehatan tetap menjadi bagian penting dalam pencegahan penularan Covid-19 sehingga masyarakat harus tetap melaksanakannya.

Secara prioritas, vaksin akan diberikan kepada mereka yang berisiko tinggi terpapar oleh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, misalnya para tenaga kesehatan.

Menurut Wien, setelah vaksinasi pun masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan karena hingga saat ini belum ada yang bisa memastikan berapa lama kekebalan tubuh bertahan setelah diberikan vaksin.

“Bahkan setelah seluruh lapisan masyarakat divaksinasi, karena kita belum tahu berapa lama vaksin dapat melindungi kita dari dampak infeksi virus,” tuturnya. (ant/dfn)

Berita Terkait