Jumat, 12 Agustus 2022

Nutrisi Sehat dan Lingkungan Bersih Jadi Prioritas, Selain Prokes

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Yetty Sofianah saat berada di Jerman menuntaskan bea siswa pendidikan dari pemerintah Jerman. Foto: koleksi keluarga

Patuh protokol kesehatan memang wajib dilaksanakan, sebagai bagian ikut mencegah diri pribadi atau keluarga agar tidak terpapar Covid-19. Tapi asupan nutrisi sehat dan kondisi lingkungan yang terjaga kebersihannya juga patut dijadikan prioritas keseharian.

“Protokol kesehatan, mulai dari akai masker, cuci tangan, jaga jarak wajib dipatuhi. Penting bagi diri pribadi, juga penting diterapkan kepada keluarga. Itu pasti. Tetapi menurut aku, asupan makanan, nutrisi yang sehat juga penting diperhatikan. Karena dengan nutrisi sehat, imun tubuh juga akan ikut terjaga,” terang Yenny Sofianah pengajar Bahasa Jerman, Rabu (14/10/2020).

Karena asupan makanan penuh dengan nutrisi yang menyehatkan, lanjut Yetty sangat dibutuhkan oleh tubuh ditengah pandemi seperti saat ini. “Bosan, memang bagian yang dirasakan semua masyarakat saat ini. Kondisi seperti itu bisa bikin imun tubuh menurun. Karena itu nutrisi sehat sangat dibutuhkan,” kata Yetty sapaan ibu dua anak ini.

Kepada anggota keluarganya, Yetty selalu mengingatkan bahwa mereka harus menjalankan dan patuh dengan protokol kesehatan. Di saat keluar dari rumah, maka protokol kesehatan ketat harus tetap dilaksanakan. Karena tidak mungkin bisa memantau apakah sebuah lokasi sehat atau tidak.

“Yang tidak kalah penting, dan memang harus diperhatikan selain asupan makanan bernutrisi, adalah menjaga lingkungan tetap bersih. Mulai dari dalam rumah, mobil semua harus diperhatikan dan dijaga kebersihannya. Karena kita tidak pernah tahu diman adan kapan virus itu menyerang,” tegas Yetty.

Bagi Yetty, menjalani kebiasaan baru, seperti pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak memang tidak biasa dilakukan masyarakat termasuk dirinya dan keluarganya di masa sebelum pandemi dulu.

“Pasti ada enak dan ada tidak enaknya juga. Namanya juga kebiasaan baru. Tapi tetap harus dijalani di masa pandemi ini. Kalau dulu bisa jadi cuek dengan makanan dan lingkungan, maka di kebiasaan baru ini, aku jadi lebih peduli dengan makanan juga lingkungan. Keluarga juga memahami itu,” ujar Yetty.

Peraih beasiswa Fortbildung Di Schwabisch dari pemerintah Jerman tahun 2015 yang penah menempuh pendidikan di Jerman tersebut menegaskan bahwa jika kepatuhan protokol kesehatan sudah dijalani sebagai bagian keseharian, maka kebutuhan nutrisi serta lingkungan yang sehat juga wajib jadi pertimbangan.

“Kalau sekarang ini, bisa jadi keluarga dan masyarakat sudha patuh melaksanakan protokol kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Tapi yang juga penting direalisasikan adalah menjaga imun tubuh dengan tetap mengkonsumsi asupan makanan bernutrisi. Juga lebih peduli dengan lingkungan yang bersih. Ini penting,” pungkas Yetty yang kembali ke Jerman tahun 2018 menyelesaikan bea siswa Sprachkurs di Berlin, Jerman.(tok/TIN)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Jumat, 12 Agustus 2022
27o
Kurs