Sabtu, 4 Desember 2021

Pangdam Jaya: PSBB Tak Bermakna Tanpa Disiplin

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Ilustrasi. Kondisi Jakarta saat penerapan PSBB. Foto: Farid suarasurabaya.net

Mayjend TNI Eko Margiyono Panglima Komando Daerah Militer Jaya (Pangdam Jaya) bersama Irjen (Pol) Nana Sudjana Kapolda Metro Jaya melakukan pengecekan di 33 titik ruas jalan dalam rangka pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta. Ini merupakan hari keempat pelaksanaan PSBB di DKI.

Mereka diantaranya memantau di Kalimalang, Jakarta Timur yang merupakan daerah perbatasan dengan Bekasi.

Eko melihat arus lalu lintas dari Bekasi ke Jakarta masih ramai seperti jam-jam kerja. Kalau keadaan masih begini, kata dia, pemberlakuan PSBB tidak ada gunanya karena tidak disiplin menjalankanya.

“Tidak ada gunanya PSBB diberlakukan, ternyata kita semua tidak disiplin sehingga orang yang terpapar virus ini akan semakin banyak,” ujar Pangdam Jaya dalam jumpa pers di daerah Kalimalang, Senin (13/4/2020).‎

Menurut Eko, masih banyaknya pengendara kendaraan bermotor dari daerah Kalimalang ke pusat Jakarta, menunjukkan masih banyak orang yang bekerja. Untuk itu, Pangdam Jaya mengimbau perusahaan-perusahaan untuk bisa meliburkan pegawainya dan bekerja di rumah.

“Kita menghimbau kepada perusahaan perusahaan yang masih bisa meliburkan pegawainya ataupun bekerja dari rumah usahakan bekerja dari rumah jangan berangkat ke kantor,” tegasnya.

Dari evaluasi, dia melihat sebagian besar mereka ini, baik dari Tangerang maupun dari Bekasi ke Jakarta untuk bekerja.

“Ini kembali lagi kepada kita semua, saya ingin menyampaikan kepada rekan-rekan untuk disiplin mengikuti aturan (PSBB) ini,” tegas Eko.

“Kata kuncinya disiplin semua harus disiplin, termasuk teman- teman wartawan saat meliput harus menjaga jarak, menjaga jarak kepada siapa saja,” imbuhnya.

Pangdam Jaya menegaskan, kalau keadaan masih ramai seperti sekarang, maka kecil kemungkinan akan turun penularannya.

“Kalau kita berharap turun, kecil kemungkinan dalam waktu dekat ini. Mungkin dalam long term kira- kira tiga minggu yang akan datang kemungkinan baru akan kelihatan kalau berhasil,” kata Eko.

Pangdam Jaya minta kepada masyarakat untuk tetap mematuhi aturan PSBB ini, karena kalau tidak, maka peraturan ini menjadi tidak bermakna.

Sementara Nana mengapresiasi para pengendara sepeda motor dan mobil yang sudah banyak memakai masker.

Meski demikian, Kapolda Metro Jaya juga mengatakan hal yang sama seperti Pangdam kalau kondisi jalanan pada hari Senin atau awal masuk kerja cukup padat dilalui kendaraan.

Untuk itu, baik Kapolda maupun Pangdam akan melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan Pemprov DKI terkait masih banyaknya kendaraan di jalan raya.

“Semakin banyak kendaraan yang kali ini memasuki wilayah Jakarta. Ini akan jadi evaluasi kita kepada Gubernur,” kata Nana. (faz/ang/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Sabtu, 4 Desember 2021
29o
Kurs