Rabu, 25 November 2020

Pasar Burung dan Batu Akik di Eks Lokalisasi Dolly Diresmikan

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Peresmian asar Burung dan Batu Akik di kawasan eks lokalisasi Dolly di Jl. Kupang Gunung Timur I Surabaya. Foto: Istimewa

Pemkot Surabaya akhirnya merampungkan pembangunan Pasar Burung dan Batu Akik di kawasan eks lokalisasi Dolly di Jl. Kupang Gunung Timur I Surabaya.

Pasar Burung dan Batu Akik yang memiliki luas 840 meter persegi itu, diresmikan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya Rabu (21/10/2020) sore.

Menurut Risma pembangunan pasar ini merupakan usulan dari warga. Harapannya, dapat menjadi wadah bagi pecinta burung atau komunitas burung untuk mengadakan lomba sembari berwisata kuliner. Sekaligus pula dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Yang paling penting bagi pemerintah kota bagaimana warga bisa mengakses perekonomiannya lebih baik. Mudah-mudahan mereka bisa jalan di masa pandemi ini,” kata dia di sela acara peresmian.

Di kawasan ini, tak hanya terdapat Pasar Burung dan Batu Akik. Berbagai jenis sentra UMKM, seperti sandal, batik hingga kerupuk ada di sini. Wali Kota Risma menilai, bahwa warga eks Lokalisasi Dolly ini diberikan Tuhan kelebihan lain. Mereka memiliki talenta dan kreativitas yang luar biasa.

“Tuhan memberikan kelebihan lain kepada warga di sekitaran kawasan eks lokalisasi ini, warga di sini dikaruniai talenta. Jadi sekali diajarkan itu mereka bisa mengembangkan luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Risma mengungkapkan alasan menutup kawasan yang dulunya menjadi tempat lokalisasi. Bagi Risma, tidak ada tujuan lain saat ia menutup kawasan ini hanya untuk menyelamatkan masa depan anak-anak.

“Terima kasih kepada warga Putat Jaya. Saya juga mohon maaf terpaksa dulu saya harus menutup kawasan ini. Karena saya melihat masa depan anak-anak akan terganggu kalau kondisinya seperti itu,” papar dia.

Sentra Pasar Burung dan Batu Akik ini juga dilengkapi berbagai fasilitas. Di antaranya, 104 gantangan burung untuk lomba, 4 Toilet, Kantor, Musholla, 2 Pos Pam Linmas dan lahan parkir. Terdapat pula 26 stand pedagang burung dan perlengkapan aksesoris burung, 10 stand kuliner dan 1 stand pedagang batu akik. (bid/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok di Flyover Trosobo

Proses Pencarian Korban Tenggelam di Taman Sidoarjo

Kecelakaan Mobil di Tol Porong arah Sidoarjo

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Surabaya
Rabu, 25 November 2020
31o
Kurs