Rabu, 18 Mei 2022

Satgas Covid-19 Ingatkan Kewajiban Penerapan Protokol Kesehatan di Perkantoran

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19. Foto: Biro Pers Setpres

Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan, sampai sekarang klaster penyumbang kasus Covid-19 terbanyak adalah rumah sakit.

Tapi, Dokter Wiku mengingatkan, ada peningkatan kasus yang signifikan dari klaster perkantoran.

“Jumlah klaster perkantoran makin lama makin meningkat,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Pengertian klaster, kata Wiku, adalah konsentrasi atau kumpulan kasus di suatu tempat karena terjadi penularan dari lokasi tersebut.

Dalam beberapa bulan terakhir, menurut Wiku sudah lebih dari lima orang kepala daerah dan pejabat publik yang meninggal karena Covid-19 yang terpapar dari klaster perkantoran.

Maka dari itu, dia mengimbau semua pihak baik yang ada di perkantoran mau pun dalam perjalan pergi dan pulang, untuk betul-betul mencegah penularan dari klaster lainnya.

“Sekarang pemerintah sudah transparan terkait pada pejabat yang terkena Covid-19. Bahkan sudah banyak media yang memberitakan. Itu merupakan bentuk transparansi publik dan tidak perlu terjadi stigma negatif kepada para pejabat publik, karena virus ini tidak mengenal jabatan, tidak mengenal jenis kelamin, tidak mengenal umur dan tidak mengenal waktu. Ini terjadi di seluruh dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Juru Bicara Satgas Covid-19 meminta para pimpinan kantor untuk melindungi diri, saudara, kerabat, sejawat dan rekan-rekan kerjanya agar tidak ada korban lagi.

“Itu tergantung pada kita semuanya dalam mengubah perilaku menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.(rid/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Jalan Tambak Osowilangon Macet

Jalan Ahmad Yani Surabaya Pada Petang Hari

Kemacetan di Ketintang Arah Jalan Karah

Surabaya
Rabu, 18 Mei 2022
28o
Kurs