Jumat, 30 Oktober 2020

Satgas Covid-19: Rapid Test Antigen Bisa Digunakan di Indonesia

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19. Foto: Biro Pers Setpres

Satgas Penanganan Covid-19 menegaskan, rapid test antigen memungkinkan untuk digunakan di Indonesia sesuai rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19 mengatakan, rapid test antigen bisa menggantikan rapid test antibody sebagai pendeteksi awal ada tidaknya Virus Corona di tubuh seseorang, dalam hitungan menit.

Wiku menyebut, hasil rapid test antigen lebih akurat dibanding rapid test antibody.

“Tentunya alat itu bisa digunakan di Indonesia sesuai rekomendasi WHO, dan bisa menggantikan rapid test antibody. Fungsi screening rapid test antigen lebih efektif,” ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/9/2020).

Metode rapid test antigen mengambil sampel dengan cara mengusap rongga hidung dan tenggorokan. Berdeda dengan rapid test antibody yang mengambil sampel darah.

Walau fungsi screening rapid test antigen lebih baik dari rapid test antibody, Dokter Wiku menilai uji cepat itu belum bisa menggantikan pengujian metode polymerase chain reaction (PCR).

Maka dari itu, orang yang terdeteksi reaktif berdasarkan hasil rapid test antigen, perlu melakukan test PCR untuk memastikan diagnosa.(rid/lim)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Jumat, 30 Oktober 2020
28o
Kurs