Sabtu, 31 Oktober 2020

Sejak Playgroup Suka Bahasa Mandarin, Raih Juara Lomba Tingkat Mahasiswa

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Ivana Permatasari statusnya sebagai MaBa UK Petra Surabaya tak menghalangi raih prestasi. Foto: humas UK Petra

Ivana Permatasari mengaku suka belajar bahasa Mandarin sejak di playgroup, dan akhirnya merebut juara tingkat provinsi Jawa Timur, pada lomba Bahasa Mandarin gelaran Universitas Negeri Malang 2020.

Satus Ivana Permatasari di kampus Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya memang masih mahasiswa baru (MaBa), tapi tidak menyurutkan langkah Ivana Permatasari untuk menjajal kemampuannya berpidato dalam Bahasa Mandarin bersaing dengan peserta tingkat SMA dan mahasiswa se Jawa Timur.

Mahasiswi yang sejak kecil tinggal di Madiun ini berhasil menyabet juara 1 dalam lomba pidato yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sastra Jerman Universitas Negeri Malang.

“Saya senang sekali bisa menjadi juara meskipun proses yang saya lalui tak mudah. Saya harus memikirkan pidato dengan baik, menerjemahkannya kemudian menghafalkannya. Batas maksimal waktu videonya 2 menit saja. Setiap malam selama 10 hari saya berlatih dengan lau shi Steffi. Sungguh sebuah pengalaman yang membekas,” terang Vana panggilan Ivana Permatasari, Jumat (18/9/2020).

Kompetisi yang digelar secara online, Vana pun diminta menyerahkan naskah pidato dan videonya yang berdurasi 1 menit 54 detik ke pihak panitia. Sesuai dengan tema yang diberikan yaitu asyiknya belajar bahasa mandarin, Vana menuliskan dalam teks pidatonya bahwa belajar bahasa Mandarin sebenarnya sangat menarik.

Van menambahkan dalam pidatonya sering mengibaratkan dirinya ketika berbicara Bahasa Mandarin seperti sedang bernyanyi sebab ada empat nada dalam Bahasa Mandarin. Vana yang mempersiapkan lomba ini selama seminggu menyampaikan, bahwa “Saat menulis karakter Cina seperti “日”, “月”, dan “人”, saya merasa seolah-olah saya benar-benar menggambar matahari, bulan dan orang, ” kata Vana.

Gadis yang sejak playgroup suka mendengarkan lagu mandarin ini mengatakan Bahasa Mandarin ini banyak karakternya, terdiri dari dua atau lebih karakter. Misalnya Gabungkan “hari” dan “bulan” menjadi “ming”, gabungkan “perempuan” dan “zi” menjadi “baik”. Seperti puzzle, sangat menarik.

Beberapa kriteria penilaian untuk lomba pidato Bahasa Mandarin ini antara lain Shengdiao atau nada dalam pelafalan Bahasa Mandarin (15 poin), kesesuaian isi pidato dengan tema “快乐汉语” (“Asyiknya belajar Mandarin”) serta makna tersirat pembelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari dalam pidato tersebut (15 poin), tingkat orisinilitas karya pidato (15 poin), penggunaan gramatika dan tanda baca di dalam pidato (15 poin), pemilihan diksi yang benar dan tepat dalam kalimat penulisan pidato (15 poin), intonasi pada saat membaca pidato (10 poin) dan kelancaran pada saat membaca pidato (15 poin).

Tidak sia-sia usaha Vana, ia berhasil meraih juara 1 dan berhak atas sertifikat, merchandise dan penghargaan. (tok/tin)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pengunjukrasa Melintas di Diponegoro

Hujan di Bratang Surabaya

Kecelakaan Melibatkan Dua Truk di Pandaan

Kebakaran Gudang di Simorejo Sari

Surabaya
Sabtu, 31 Oktober 2020
28o
Kurs