Jumat, 20 Mei 2022

Seminggu Dibuka, Terminal Purabaya Belum Normal

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Seminggu dibuka, Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo masih belum normal. Tapk pada Senin (22/6/2020) masih sepi. Foto: Totok suarasurabaya.net

Setelah sekitar seminggu beroperasional kembali, Senin (22/6/2020) Terminal Purabaya, Bungurasih, Sidoarjo masih belum normal. Aktivitas armada bus dan calon penumpang masih belum sepadat hari biasa sebelum pandemi Covid-19.

Lalu lalang armada bus memang sudah terlihat di jalur kedatangan maupun keberangkatan armada bus. Hilir mudik calon penumpang juga terpantau setiap hari memang mulai terlihat, tetapi jumlahnya masih minim. Masih sedikit.

“Kalau dibanding dengan hari-hari biasa sebelum terjadinya pandemi Covid-19, hari ini masih sangat sepi. Setelah seminggu dibuka bahkan masih belum sepenuhnya normal. Jumlah armada bus dan jumlah calon penumpang masih belum sebanyak hari biasa,” terang Imam Hidayat Kepala Sub Unit (Kasubnit) Terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo.

Imam menambahkan armada bus memang sudah hadir sejak pertamakali Terminal Purabaya dibuka pascapenutupan sementara penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan terjadinya pandemi Covid-19. Tetapi jumlahnya memang tidak banyak.

“Kami memang sudah berkoordinasi dengan perusahaan organda untuk menyiapkan armada bus jika sewaktu-waktu terminal dibuka dan beroperasional kembali. Karena itu pada hari pertama dibuka, armada bus langsung masuk ke Terminal Purabaya meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak,” tambah Imam.

Seiring berjalannya waktu, armada bus bertambah jumlahnya, dan melayani sejumlah jurusan untuk Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun untuk Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Namun demikian sampai menjelang sepekan pembukaan kembali Terminal Purabaya, jumlah calon penumpang memang belum terlihat bertambah.

“Bahkan Sabtu (20/6/2020) kemarin jumlah calon penumpang yang datang masih minim. Padahal kalau hari biasa sebelum pandemi, hari Sabtu calon penumpang selalu mengalami lonjakan jumlahnya. Ternyata tidak, dan bahkan sampai Senin (22/6/2020) masih belum terlihat adanya peningkatan,” tukas Imam.

Terkait penerapan protokol kesehatan bagi armada bus dan calon penumpang sesuai standar atau prosedur yang sudah dibuat, Imam menegaskan bahwa pihaknya tetap melaksanakannya dengan ketat.

“Armada bus dan calon penumpang tetap kami pantau untuk penerapan protokol kesehatan. Ini penting dilakukan. Armada bus tanpa kelengkapan protokol kesehatan langsung kami keluarkan dari terminal. Demikian juga dengan calon penumpang, jika tidak memenuhi ketentuan juga kami larang naik bus,” tegas Imam.

Beberapa waktu lalu, lanjut Imam, pihaknya terpaksa mengusir keluar sejumlah armada bus lantaran tidak melengkapi diri dengan ketentuan protokol kesehatan. “Ada awak bus yang tidak pakai masker, alasannya ketinggalan di rumah. Disuruh beli tidak mau, ya sudah kami usir keluar terminal,” ujar Imam.

Protokol kesehatan ditegaskan Imam sebagai bagian dari aturan baru yang wajib dipatuhi oleh siapa saja yang berada di lingkungan terminal Purabaya, Bungurasih Sidoarjo. “Kalau tidak patuh ya langsung kami perintahkan keluar. Ini aturan baru yang memang harus dipatuhi siapa saja, termasuk di internal kami sendiri,” pungkas Imam.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Jumat, 20 Mei 2022
26o
Kurs