Selasa, 24 November 2020

Veteran Mengajar Tetap Berjalan di Tengah Pandemi

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Dua orang anggota Legiun Veteran tengah memberi materi pembelajaran kepada siswa SMP se Surabaya secara daring. Foto: Istimewa.

Situasi pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi para pengajar di program kegiatan Veteran Mengajar Surabaya. Mereka para anggota legiun Veteran harus merubah gaya mengajar tanpa tatap muka.

Tanto Pamekas salah seorang anggota Legiun Veteran mengaku tetap semangat memberi materi nasionalisme kepada siswa SMP se-Surabaya, Rabu (30/9/2020).

Dia mengatakan, situasi pandemi seperti sekarang ini menjadi tantangan tersendiri bagi kaum pemuda milenial. Oleh karena itu, semangat pejuang harus dimiliki oleh setiap pemuda, terutama pemuda-pemudi Surabaya.

Kemajuan teknologi yang sangat cepat ini, kata dia diharapkan tidak sampai melupakan nilai-nilai dasar Pancasila.

“Karena kita punya Pancasila sebagai warisan yang harus terus dijaga. Lima sila itu betul-betul satu kesatuan yang dapat menjaga kemakmuran bangsa dan negara ini,” kata Tanto Pamekas.

Dia juga berpesan kepada para pelajar di tengah persaingan yang begitu ketat, kedisiplinan menjadi salah satu bekal yang harus dimiliki dalam mengerjakan sesuatu. “Kemudian yang paling penting juga adalah harus bisa bersabar dan terus semangat,” ujarnya.

Suharto Wardoyo Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya mengatakan, materi yang disampaikan para Veteran kali ini bertemakan Jiwa, Semangat, dan Nilai-nilai 1945 (JSN ’45).

Selain itu, kata dia, sebenarnya agenda rutin yang digelar setiap satu bulan ini penting untuk dilakukan di tengah-tengah kemajuan zaman yang pesat. Generasi muda menurutnya harus punya bekal perjuangan dari para pahlawan.

“Ini juga menjadi perhatian tersendiri dari Ibu Wali Kota Surabaya,” ungkap dia.

Tidak hanya itu, Anang, sapaan akrab Suharto Wardoyo, bilang, program Veteran Mengajar itu menjadi salah satu apreasiasi dan penghargaan kepada para pejuang kemerdekaan. Apalagi menurut dia, para veteran itu telah memberikan jiwa raganya dan mengabdikan usianya untuk membela negara.

“Sampai akhirnya, sekarang kita bisa merasakan bersama kemerdekaan itu,” jelasnya.

Ke depan pihaknya akan kembali merutinkan kegiatan itu melalui virtual dalam setiap satu bulan sekali. “Tentu masih akan terus berjalan ke depannya,” katanya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pendidikan (Dispendik) kembali menggelar kegiatan Veteran Mengajar, Rabu (30/9/2020). Jika sebelum pandemi Covid-19 agenda tersebut berlangsung tatap muka dengan pelajar SMP se-Surabaya, kini acara itu digelar secara virtual, sehingga pelajar bisa mengikuti acara itu secara daring. (bid/den)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling, Lalu lintas Macet

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Surabaya
Selasa, 24 November 2020
34o
Kurs