Senin, 23 November 2020

Wisuda Kelulusan New Normal dengan Drive Thru, Tapi Tetap Dekat di Hati

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Sebelum menerima tanda kelulusan, siswa diperiksa suhu tubuh, bagian dari protokol kesehatan wisuda drive thru di SD Al Hikmah Gayungan, Surabaya. Foto: Humas SD Al Hikmah

Wisuda kelulusan siswa SD Al Hikmah Surabaya, Senin (15/6/2020) bersamaan dengan masa transisi menuju new normal digelar secara drive thru dan streaming. Wisuda kelulusan yang jauh dari posisi tetapi tetap dekat di hati.

Bambang MPd, Kepala SD AL Hikmah Gayungsari, Surabaya menegaskan meskipun pelaksanaan wisuda dilakukan secara drive thru, tetapi tetap dalam situasi yang penuh kekeluargaan, karena juga melibatkan para orang tua untuk ikut hadir dalam seremonial yang baru pertama digelar SD Al Hikmah Gayungsari, Surabaya.

“Yang penting acara ini tetap membuat anak-anak merasa dekat dengan lingkungan sosialnya selama ini yaitu sekolah, guru dan juga orang tua masing-masing. Dan pelaksanaan wisuda secara drive thru tersebut juga disiarkan secara streaming. Meskipun kami jauh pada posisi, tetapi yang penting harus tetap dekat di hati,” terang Bambang.

Lebih lanjut Bambang menggambarkan bahwa wisuda yang memang pertama kali digelar dengan cara drive thru dan siaran streaming tersebut, mewajibkan setiap siswa turun dari mobil kemudian menerima medali tanda kelulusan serta bingkai foto, kemudian kembali ke dalam mobil.

Orang tua masing-masing siswa memang menemani seremonial kelulusan dalam wisuda secara drive thru tersebut, tetapi tidak boleh turun dari mobil. “Siswa yang turun dari mobil mengenakan pakaian wisuda yang sudah diberikan sebelumnya, ditambah masker dan face shield, sedangkan orang tua siswa tidak boleh turun dari mobil,” tambah Bambang.

Sekurangnya 189 siswa kelas VI SD Al Hikmah Gayungsari, Surabaya, Senin (15/6/2020) mengikuti prosesi wisuda secara drive thru dan streaming ini, sebagai bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan menjelang new normal.

“Kalau dibilang sedih, ya sedih juga. Tapi beginilah mungkin new normal nanti. Siswa dan guru tidak lagi bisa saling bersalaman, tetapi tetap harus dijalani. Tadi banyak juga orang tua siswa yang terlihat menangis. Inilah new normal, dan kita semua harus menjalani dan mematuhi seluruh protokol kesehatan,” tegas Bambang.

Butuh waktu sekurangnya 3 jam untuk melakukan seremoni wisuda kelulusan 189 siswa kelas VI SD Al Hikmah Gayungsari, Surabaya, Senin (15/6/2020) yang dimulai menjelang pukul 07.15 sampai dengan pukul 10.15. “Tidak boleh parkir kendaraan. Begitu siswa menerima tanda kelulusan, mobil langsung bergerak menuju pintu keluar,” pungkas Bambang.

Sementara itu, pada Minggu (14/6/2020) wisuda kelulusan siswa kelas VI SD Al Azhar 11 Surabaya, ditengah pandemi Covid-19 dan masa transisi menuju new normal juga digelar secara drive thru, dengan menerapkan protokol kesehatan, yang mengharuskan siswa memakai masker dan face shield, serta menggunakan mobil untuk menerima tanda kelulusan.

Dihubungi di tempat berbeda Isa Anshori pemerhati pendidikan menyampaikan bahwa hal-hal baru bakal wajib dijalani siswa sebagai bagian dari dimulainya new normal. “Pembelajaran secara daring, wisuda kelulusan secara daring, mungkin itu bagian dari new normal yang harus dijalani siswa sekolah,” tutup Isa Anshori.(tok/ipg/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Pohon Tumbang Menutup Jalan Utama Bangkalan Kota

Truk Tabrak Tiang Listrik di Pandaan

Serikat Pekerja Blokir Basuki Rahmat Surabaya

Serikat Pekerja Demo di Surabaya

Surabaya
Senin, 23 November 2020
29o
Kurs