Sabtu, 21 Mei 2022

70 Orang Positif Tes Antigen, 17 Positif PCR Hasil Tes Massal di Suramadu

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
tes-cepat-antigen-di-suramadu Salah satu pengendara yang terjaring tes massal Covid-19 di kaki Jembatan Suramadu, Minggu (6/6/2021). Foto: Anton suarasurabaya.net

Heru Tjahjono Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur menyatakan, dari hasil tes massal Covid-19 di kaki Jembatan Suramadu arah Surabaya sampai Minggu (6/6/2021) malam ini, sebanyak 70 orang positif tes cepat antigen dan 17 di antaranya positif Covid-19 hasil tes PCR.

“Data ini belum lengkap. Besok akan kami update. Tadi ada 2.400 lebih yang di-rapid (tes antigen). Yang positif antigen 70 orang, dan 17 orang di antaranya positif (Covid-19 hasil PCR),” ujarnya kepada Radio Suara Surabaya.

Heru bilang, Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB sejumlah pemangku kebijakan di Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya berkumpul di Kantor Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS).

“Ada pak Wakapolda, Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) dan Bu Gubernur Jatim (Khofifah Indar Parawansa). Suramadu masih dibuka dua arah. Malam ini sudah lancar. Tidak ada lockdown di Madura dan kami sedang rapatkan langkah antisipasi pergerakan (orang) dari Madura ke Surabaya. Intinya pergerakan warga dari Madura harus dibatasi, tapi tidak ada lockdown,” ujarnya.

Tidak hanya itu, rapat itu juga untuk menerapkan penanganan yang tidak sampai menimbulkan antrean panjang kendaraan di Jembatan Suramadu yang mana menurut Kepala Satker BBPJN VIII untuk wilayah Suramadu hal itu berbahaya.

Heru memastikan, sejak sore tadi dari Madura ke Surabaya sudah tidak ada penyekatan. Kepadatan lalu lintas yang sempat terjadi menurutnya juga sudah terurai.

Adapun hasil kesepakatan dengan Wakil Bupati Bangkalan, kata Heru, akan ada pemberitahuan kepada warga Bangkalan yang hendak ke Surabaya harus bisa menunjukkan surat negatif tes cepat antigen.

“Malam ini dan besok pagi akan kami rapatkan, bagaimana mendesain supaya arus perjalanan orang ini tetap baik tapi masih bisa memproteksi penyebaran Covid-19. Nanti akan ada imbauan untuk setiap daerah di Jatim agar melakukan pemeriksaan tes usap,” katanya.

Sebelumnya, AKBP Ganis Setyaningrum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak mengimbau agar masyarakat yang tidak ada kepentingan, baik di Madura maupun di Surabaya, untuk sementara waktu tidak keluar rumah.

“Sudah cukup banyak yang positif. Terinformasi juga, ada varian baru,” ujar Ganis kepada Radio Suara Surabaya.(den)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
28o
Kurs