Selasa, 5 Juli 2022

9.000 Lebih Warga 3 Kelurahan di Surabaya Penerima BST Patuh Prokes

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Warga 3 Kelurahan di Surabaya antre tertib dengan protokol kesehatan menerima BST di Kantor Pos Surabaya, Selasa (12/1/2021). Foto: totok suarasurabaya.net

Sekurangnya 9.000 lebih warga masyarakat dari 3 kelurahan penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), Selasa (12/1/2021) di Kantor Pos Surabaya tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) yang sudah ditentukan. Mulai dari memakai masker hingga menjaga jarak.

“Termasuk sebagai satu di antara PPKM yang sudah diselenggarakan di Surabaya Raya. Karena itu seluruh penerima BST di Kantor Pos Surabaya wajib juga mematuhi protokol kesehatan (prokes) tanpa terkecuali. Selain membawa surat undangan memang kami wajibkan mematuhi protokol kesehatan,” terang Jumadi Wakil Kepala Kantor Pos Surabaya.

Sampai menjelang pukul 17.00 WIB, tercatat lebih dari 9.000 warga kelompok keluarga penerima manfaat dari 3 kelurahan di Kota Surabaya sudah mengambil BST sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat untuk masing-masing kelurahan.

Ke 3 kelurahan yang Selasa (12/1/2021) mengambil BST d kantor Pos Surabaya Jl. Kebonrojo, adalah warga Kelurahan Wonokusumo, Kelurahan Jepara, dan Kelurahan Bulak Banteng. Layanan yang dibuka sejak sekitar pukul 06.00 langsung dipenuhi warga masyarakat.

“Yang penting bagi kami adalah memberikan layanan. Namun demikian kami juga harus menjalankan protokol kesehatan kepada warga masyarakat. pakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun, dan mencuci tangan. Karena itu patuh prokes kami layani. Yang tidak mau, tidak kami layani,” tegas Jumadi.

Ditemui di luar antrian, Mudakir warga Wonokusumo menyampaikan bahwa dirinya dari rumah sudah menyiapkan masker. “Anak mantu saya juga dapat. kemarin malam pesen kalau mau ke kantor pos harus pakai masker. Ya pakai lah. Ini tadi layanananya cepet, ndak pakai antre,” ujar Mudakir.

Senada dengan itu juga disampaikan Siti Romlah warga Bulak Banteng bahwa seluruh warga di RT tempat tinggalnya sudah diinformasikan kalau wajib pakai masker dan menjaga jarak saat mengambil dana BST di kantor pos. “Manut saja. Peraturannya begitu,” kata Siti Romlah.

Jumadi Wakil Kepala Kantor Pos Surabaya membenarkan bahwa warga masyarakat yang dengan kepatuhan protokol kesehatan hadir untuk mengambil dana BST langsung terlayani dengan lancar. “Kami sejak pagi sudah woro-woro terus di sini. Mereka yang tidak pakai masker langsung keluar antrian,” pungkas Jumadi.

Menurut Jumadi, Rabu (13/1/2021) adalah hari terakhir pemberian BST di Kantor Pos Surabaya. Oleh karena itu, Jumadi mengimbau pada warga masyarakat yang akan mengambil BST untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Demi memperlancar tugas dan layanan penyampaian BST tersebut.(tok/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
31o
Kurs