Rabu, 19 Januari 2022

Afsel Nilai Langkah Inggris Batasi Penerbangan Terburu-buru

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi seseorang berada di dalam pesawat. Foto: Pixabay

Kementerian Luar Negeri Afrika Selatan menyebut keputusan Inggris melarang penerbangan dari Afsel akibat varian baru Covid-19 tampak terburu-buru.

Sebabnya, Organisasi Kesehatan Internasional (WHO) belum mengeluarkan imbauan tentang langkah lanjutan berkaitan temuan itu.

Para ilmuwan sejauh ini baru menemukan sedikit temuan varian B11529 di Afsel, Botswana, dan Hong Kong.

Namun, mereka khawatir dengan banyaknya mutasi yang membantu virus menghindari respons imun tubuh dan membuatnya lebih menular.

Seperti diketahui, Inggris pada Kamis (25/11/2021) menyatakan menghentikan sementara sejumlah penerbangan dari Afsel, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Lesotho dan Eswatini.

Penghentian sementara penerbangan dari negara-negara itu dimulai Jumat (26/11/2021) ini, setelah adanya temuan varian baru Covid-19.

“Kerugian yang akan dialami oleh industri pariwisata dan bisnis dari kedua negara segera menjadi kekhawatiran kami,” kata Naledi Pandor Menteri Luar Negeri Afsel lewat pernyataan dikutip Antara.

Afsel akan menghubungi otoritas Inggris untuk membujuk mereka agar mempertimbangkan keputusannya. Demikian tulis pernyataan itu.

Afsel juga meminta rapat darurat kelompok kerja WHO mengenai perkembangan virus untuk membahas varian baru Covid-19 tersebut.(ant/dfn/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Rabu, 19 Januari 2022
24o
Kurs