Minggu, 14 Agustus 2022

Arek Suroboyo Ciptakan Crypto Game yang Segera Go International

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Petmoon NFT Game Crypto Karya Arek Suroboyo diluncurkan, Kamis(23/9/2021) Foto : Manda Roosa suarasurabaya.net

Platform crypto game atau uang digital karya arek Suroboyo resmi diluncurkan untuk masyarakat, Kamis (23/9/2021). Namanya Petmoon Token.

Kalau umumnya aset kripto terpopuler dan teratas adalah produk dari luar negeri. Petmoon Token menjadi mata uang kripto karya anak bangsa dengan performa dan utility menarik.

Dibuat oleh lima orang asli Suroboyo, Petmoon sudah diperkenalkan empat hari lalu dan sudah digunakan oleh 300 orang.

Daniel Hariyanto Chief Strategy Officer (CSO) Petmoon Token mengatakan, platfrom ini menjawab perkembangan pasar crypto yang tumbuh pesat di Indonesia selama masa pandemi.

“Ini tahun melek crypto sedunia, terutama di masa pandemi banyak orang yang work from home, banyak investasi di crypto currency, mereka dapat keuntungan luar biasa, dan sekarang timing yang tepat sekali,” urainya.

Erry Sinaga Chef Business Officer (CBO) Petmoon Token mengatakan, mayoritas peminat game crypto adalah anak muda.

“Dari 300 pembeli Petmoon, 70 persen adalah anak-anak muda,” katanya.

Erry Sinaga menjelaskan, game asli Indonesia ini menggabungkan sebuah permainan yang mudah dengan benefit crypto currency.

“Dan kedua-duanya kita create sendiri,” ujarnya.

Petmoon, dalam waktu dekat ini, direncanakan segera go internasional dan merambah ke teknologi lain yang lebih maju dan sedang naik daun.

Teknologi itu adalah Non-Fungible Token atau yang lebih dikenal dengan NFT.

Arisandy Kurniawan Chief Executive Officer (CEO) Petmoon Token menjelaskan, NFT adalah token kriptografik yang menggambarkan sesuatu yang bersifat unik dan non-fungible.

Petmoon NFT adalah platform yang menggabungkan dua hal: serunya untuk mongoleksi karakter dengan mengadopsi pet (hewan berkarakter unik), serta kemudahan penambangan token Petmoon.

“Seseorang yang memiliki NFT akan memiliki sesuatu yang berharga di dunia digital, sama seperti mereka punya aset berharga di dunia nyata,” kata Arisandy. (man/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
31o
Kurs