Jumat, 3 Desember 2021

Bantu Penyediaan Plasma Konvalesen, YDSF Menggelar Skrining

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pelaksanaan donor darah dan plasma konvalesen digelar YDSF bekerjasama dengan PMI. Foto: Humas YDSF

Untuk membantu ketersediaan plasma konvalesen, Yayasan Dana Sosial Alfalah (YDSF) menggelar skrining plasma konvalesen sekaligus donor darah, Sabtu (28/8/2021).

Bekerja sama dengan PMI, kegiatan yang digelar Graha Zakat YDSF di Surabaya itu diikuti sekurangnya 125 orang peserta.

Diharapkan dari para peserta selain bisa mendonorkan darah, peserta lain bisa ikut memeriksakan diri dalam rangka menyumbangkan plasma konvalesen.

Agung Wicaksono Direktur Pelaksana YDSF menyampaikan, kegiatan donor itu adalah respon YDSF atas masih banyaknya kebutuhan plasma konvalesen di Surabaya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melibatkan semua pihak, terutama donatur YDSF untuk ikut menyumbangkan darah dan plasmanya untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mengingat kebutuhan masyarakat yang terpapar Covid-19 terhadap plasma konvalesen hingga saat ini masih cukup tinggi,” ujar Agung.

Menurut Agung, ketersediaan donor plasma konvalesen di PMI saat ini baru bisa mengaver sekurangnya 20 persen dari seluruh permintaan plasma konvalesen. Dia merasa prihatin.

Selain kegiatan donor, lanjut Agung, sebelumnya YDSF juga menyalurkan bantuan sembako untuk warga yang menjalani isoman di sejumlah tempat, serta menyalurkan konsentrator oksigen.

Sugeng, satu diantara penyintas Covid-19 yang jadi peserta skrining donor plasma konvalesen bilang, keikutsertaannya donor plasma konvalesen semata-mata ingin berbagi simpati.

Semata-mata dia mengikuti kegiatan itu untuk turut serta meringankan beban bagi sesama, khususnya mereka yang sedang terpapar Covid-19.

“Aku pernah merasakan bagaimana sakitnya kena Covid-19. Aku ingin ikut meringankan saudara-saudara yang sedang sakit. Aku berharap, sedikitnya aku bisa memberi manfaat,” katanya.

Ditemui di tempat berbeda, dr. Martono Adi Kabag Humas dan Pelayanan PMI Surabaya menyebut bahwa plasma konvalesen masih dibutuhkan.

“Meskipun angka kesembuhan meningkat, plasma konvalesen masih tetap dibutuhkan. Karena masih ada warga yang terpapar Covid-19, ” ujarnya.(tok/iss/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
30o
Kurs