Jumat, 22 Oktober 2021

Belum Normal, 50 Permintaan Plasma Konvalesen di PMI Surabaya Belum Terlayani

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Kegiatan donor oleh PMI Surabaya sebagai upaya menjaga stok. Foto: totok/dok. suarasurabaya.net

PMI Surabaya mencatat sekurangnya 50 permintaan plasma konvalesen, Selasa (8/6/2021) masih belum terlayani. Hal ini terkait dengan masih kosongnya stok plasma konvalesen di PMI Surabaya sekaligus masih minimnya pendonor plasma konvalesen.

Triksi Hendria Kasie Humas PMI Surabaya menyampaikan bahwa sampai dengan malam ini, kondisi stok persediaan plasma konvalesen memang masih belum ada. Sejak kemarin memang belum ad apendonor yang hadir, kalaupun ada jumlahnya tidak banyak, dan perolehan plasma konvalesen langsung habis didistribusikan.

“Sampai malam ini memang masih belum normal. Stok plasma konvalesen masih kosong. Dan hari ini juga kami mencatat, ada sekitar 50 permintaan plasma konvalesen dari masyarakat yang belum dapat kami layani. Ini terkait juga dengan kosongnya stok. Kekosongan stok plasma ini memang sudah terjadi sejak beberapa hari yang lalu,” terang Triksi.

Sebelumnya, stok plasma konvalesen di PMI Surabaya justru berlebih. Pendonor bahkan harus antri untuk dapat mendonorkan plasma konvalesen. Dalam sehari lebih dari 600 bags plasma konvalesen bisa terkumpul ketika itu. “Persisnya menjelang minggu terakhir Ramadhan kemarin. Karena itu, kami punya jaminan bahkan sampai usai libur Lebaran stok kami mencukupi. Dan memang cukup,” cerita Triksi.

Tetapi keadaan justru berbalik saat berakhirnya libur Lebaran. Stok plasma konvalesen yang awalnya dinilai cukup dan cenderung berlimpah, sedikit demi sedikit mulai berkurang karena permintaan yang terus meningkat.

“Karena permintaan terus meningkat, sedangkan masyarakat pendonor berkurang, maka yang terjadi stok akhirnya habis. Dan ini berlangsung sudah beberapa hari. Kami kehabisan stok plasma konvalesen,” kata Triksi.

Berkurangnya jumlah pendonor plasma konvalesen diperkirakan karena banyak penyintas Covid-19 yang kemudian mengikuti vaksinasi.

“Setelah vaksinasi, kan butuh waktu kalau mau donor. Barangkali itu yang kemudian menyebabkan pendonor jumlahnya terus berkurang. Kami terus menghimbau masyarakat khususnya penyintas Covid-19 agar berdonor terlebih dahulu sebelum vaksinasi,” ujar Triksi.

Jika kondisi kekosongan stok plasma konvalesen ini terus menerus terjadi, Triksi khawatir masyarakat yang membutuhkan plasma konvalesen terkendala.

“Hari ini saja ada 50 permintaan dari masyarakat yang belum dapat kami layani. Kami memohon maaf karena stok plasma konvalesen sampai malam ini di PMI Surabaya kosong,” pungkas Triksi.(tok/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Jumat, 22 Oktober 2021
33o
Kurs