Rabu, 1 Desember 2021

DPD RI Pilih Pimpinan Alat Kelengkapan 2021-2022 secara Musyawarah Mufakat

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
LaNyalla Mattalitti Ketua DPD RI memimpin sidang pemilihan pimpinan alat kelengkapan DPD RI, Kamis (19/8/2021), di Gedung DPD, Jakarta. Foto: Humas DPD RI

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kamis (19/8/2021), menggelar pemilihan Pimpinan Alat Kelengkapan periode 2021-2022.

Proses pemilihan yang dipimpin LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua DPD RI, Nono Sampono, Mahyudin, dan Sultan Bachtiar Najamudin Wakil Ketua DPD RI, berlangsung tertib dan keputusan tercapai melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Dalam proses pemilihan Pimpinan Komite III DPD RI, LaNyalla mengatakan semua pimpinan dipilih dari sub wilayah masing-masing yaitu Barat 1, Barat 2, Timur 1, dan Timur 2.

Kemudian, dilakukan pemilihan ketua dan wakil ketua di masing-masing alat kelengkapan utama Komite dan non Komite.

“Pemilihan ini dilakukan baik fisik mau pun virtual melalui musyawarah mufakat dan dapat kita selesaikan Ketua dan Wakil Ketua Alat Kelengkapan DPD RI,” ucapnya di Gedung DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Sementara itu, Nono Sampono Wakil Ketua DPD RI usai memimpin rapat pemilihan Pimpinan Komite I mengatakan, hampir 80 persen Pimpinan Alata Kelengkapan DPD RI merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.

“Bisa dikatakan 80 persen Ketua dan Wakil Ketua Alat Kelengkapan DPD RI masih yang lama. Ada juga pergeseran pimpinan, namun itu adalah sebuah dinamika,” terangnya.

Di tempat yang sama, Mahyudin Wakil Ketua DPD RI menjelaskan pergantian Pimpinan Alata Kelengkapan DPD RI merupakan hal yang biasa. Pergantian memang dilakukan empat kali dari tahun pertama sampai tahun keempat.

“Sebenarnya pergantian ini hal biasa. Namun, anggota lama boleh kembali dipilih. Sama seperti di DPR RI sering terjadi pergantian di fraksi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sultan Bachtiar Najamudin Wakil Ketua DPD RI menyatakan pemilihan alat kelengkapan DPD RI memang sedikit berbeda dengan DPR RI.

Kalau DPR RI mekanismenya ada di fraksi-fraksi, DPD RI yang tidak mengenal fraksi maka secara otomatis hak anggota mengacu pada tata tertib berlaku.

“Tata Tertib DPD RI memang dirancang untuk memungkinkan pergantian atau bergilir pimpinan alat kelengkapan. Namun, semua itu sepanjang musyawarah mufakat atau kesepakatan bersama,” paparnya.

Sekadar informasi, di Komite I, Fachrul Razi terpilih sebagai Ketua, Filep Wamafma sebagai Wakil Ketua I, Fernando Sinaga sebagai Wakil Ketua II, dan Ahmad Bastian sebagai Wakil Ketua III.

Lalu, Komite II tetap memberikan kepercayaan pada Yorrys Raweyai sebagai Ketua, Wakil Ketua I Abdullah Puteh, Wakil Ketua II Bustami Zainudin, dan Wakil Ketua III Lukky Semen.

Secara musyawarah dan mufakat, Komite III juga berhasil memilih empat orang pimpinannya, yaitu Sylviana Murni sebagai Ketua, Wakil Ketua I Dedi Iskandar Batubara, Wakil Ketua II Evi Apita Maya, dan Wakil Ketua III M Rakhman.

Pemilihan Pimpinan Komite IV DPD RI juga dilakukan secara musyawarah mufakat.

Senator dari Kalimantan Barat, Sukiryanto masih dipercaya sebagai Ketua Komite IV DPD RI dengan Darmansyah Husein sebagai Wakil Ketua I, Casytha A Kathmandu sebagai Wakil Ketua II, dan Novita Anakotta sebagai Wakil Ketua III.

Selain itu, untuk alat kelengkapan non Komite seperti Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI dipimpin Badikenita Puteri Boru Sitepu sebagai Ketua, Wakil Ketua I Eni Sumarni, Wakil Ketua II Ajbar, dan Wakil Ketua III Angelius Wake Kako.

Sementara Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) dipimpin Ahmad Nawardi, Wakil Ketua I Hasan Basri, Wakil Ketua II Stefanus BAN Liow, dan Wakil Ketua III Sudirman.

Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI dijabat oleh Bambang Sutrisno, dengan Asyera Respati A Wundalero sebagai Wakil Ketua I, Zainal Arifin sebagai Wakil Ketua II, dan Wakil Ketua III dijabat Edwin Pratama Putra.

Selain itu, Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) dengan Ketua Pangeran Syarif Abdurahman Bahasyim, Wakil Ketua I Husain Alting Sjah, Wakil Ketua II Ahmad Kanedi, dan Amang Syafrudin Wakil Ketua III.

Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) juga masih sama dengan yang sebelumnya yaitu Gusti Farid Hasan Aman sebagai Ketua dengan Wakil-Wakil Ketua Richard Hamonangan Pasaribu, Ali Ridho Azhari, dan Wa Ode Rabia Al Adawia.

Sedangkan Badan Kehormatan (BK) DPD RI dipimpin Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, dengan para Wakil Ketua Adila Azis, Yustina Ismiati, dan Matheus Stefi Pasimanjeku.

Sementara Kelompok DPD RI di MPR RI diketuai oleh Tamsil Linrung, Sekretaris M Syukur, dan Fahira Idris sebagai Bendahara.(rid/tin/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 1 Desember 2021
30o
Kurs