Minggu, 14 April 2024

Gelar Vaksinasi di Pesantren, IKA UA dan FK Unair Dukung Gubernur Percepat Herd Immunity

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
khofifah-ketua-umum-ika-ua Khofifah Indar Parawansa Ketua Umum IKA-UA menyaksikan langsung vaksinasi yang digelar IKA UA-FK Unair di salah satu Ponpes di Surabaya, Sabtu (17/7/2021). Foto: Istimewa

Di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) mulai menjalankan sinergitas dalam hal peningkatan cakupan vaksinasi. Seperti diketahui, Khofifah yang juga Gubernur Jatim menginginkan terwujudnya herd immunity (kekebalan kelompok) di Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus mendatang.

IKA UA menggandeng Fakultas Kedokteran Unair menggelar vaksinasi kepada santri dan remaja di Pondok Pesantren Yanabi’ul ‘Ulum Wal Hikam Sidosermo Surabaya Sabtu (17/7/2021). Target sasarannya 500 orang. Baik santri, wali santri, dan masyarakat sekitar.

Khofifah Indar Parawansa sebagai Ketua IKA UA hadir secara langsung dalam kegiatan itu.

Dr. Abdulloh Machin, dr, Sp.S(K) Ketua pelaksana program vaksinasi IKA UA mengatakan, FK Unair punya sumber daya yang sangat cukup di bidang kesehatan. IKA UA pun menggandeng FK Unair untuk menggelar kegiatan yang mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.

“Kami butuh partnership yang kuat, karena itu di sini ada IKA UA, ada FK Unair, pemerintah provinsi, serta pesantren dan masyarakat,” ungkapnya.

Machin mengatakan, kegiatan itu adalah upaya IKA Unair untuk ikut serta membantu pemerintah dalam meningkatkan cakupan vaksin COVID 19. Utamanya dalam memenuhi target dalam pelaksanaan vaksin hingga 70 persen jumlah penduduk Jawa Timur.

“Harapannya segera tercapai herd Immunity pada bulan Agustus, ” kata lelaki yang akrab disapa Gus Machin itu sebagaimana yang diinginkan dan disampaikan Khofifah beberapa waktu sebelumnya.

Tidak hanya itu, kegiatan itu adalah wujud mendekatkan IKA Unair di tengah persoalan kemasyarakatan. Yakni membantu pemerintah dalam mendekatkan akses penyaluran vaksin kepada masyarakat.

“Hari ini kegiatan vaksin difokuskan di pondok pesantren yang menyasar santri dan warga sekitar pondok untuk mendapatkan vaksinasi. Nantinya, program serupa bisa dilakukan secara berkesinambungan di daerah Kalanganyar Sidoarjo, Paciran Lamongan, Probolinggo, dan Banyuwangi,” ungkapnya.

Sebelumnya, Khofifah Gubernur Jatim sekaligus Ketua IKA UA ingin vaksinasi dimaksimalkan. Dia ingin target vaksinasi bisa mencapai 70 persen dari jumlah penduduk Jawa Timur pada HUT Kemerdekaan nanti. Sehingga terbentuk herd immunity yang akan menjadi hadiah masyarakat Jatim bagi Indonesia.

Peserta vaksinasi didominasi santri. Usianya sekitar 12 tahun. Lalu ada wali santri dan masyarakat di sekitar pesantren. Kegiatan itu juga dalam rangka menindaklanjuti progran Presiden Joko Widodo, yakni vaksinasi bagi pelajar dan santri. Usianya 12 hingga 17 tahun.(ant/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Mobil Porsche Seruduk Livina di Tol Porong

Mobil Tertimpa Pohon di Darmo Harapan

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Surabaya
Minggu, 14 April 2024
28o
Kurs