Rabu, 1 Februari 2023

Hampir 600 Ribu Dosis Tambahan Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Seorang pekerja medis menyiapkan dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat vaksinasi. Foto: ndtv.com

Sebanyak 594.200 dosis tambahan Vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air, Jumat (6/8/2021).

Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Kementerian Kesehatan urusan Vaksinasi Covid-19 mengatakan, vaksin itu hasil kesepakatan Pemerintah Indonesia dengan AstraZeneca.

Sebelumnya, pada Juli 2021 lalu, perusahaan farmasi yang kantor pusatnya ada di Cambridge, Inggris, itu sudah mengirim 1.041.400 dosis ke Indonesia.

“Hari ini kita kembali mendapat kiriman vaksin Covid-19. Ini merupakan perjanjian bilateral perusahaan AstraZeneca dengan pemerintah Indonesia setelah pengiriman pertama Juli lalu,” ujarnya di Jakarta.

Kedatangan vaksin ini adalah tahap ke-35 sejak Desember 2020. Pemerintah Indonesia terhitung sudah menerima 180.072.080 dosis vaksin Covid-19 baik bahan baku maupun siap pakai.

Rinciannya, Vaksin Sinovac sebanyak 144.700.280 dosis. Tiga juta dosis di antaranya vaksin jadi, sisanya bahan baku yang diolah di PT Bio Farma.

Selanjutnya, sudah tiba vaksin AstraZeneca siap pakai sebanyak 16.121.640 dosis, lalu sebanyak 8.250.00 dosis Sinopharm, dan 8.000.160 dosis Moderna.

Sebelumnya, Dokter Nadia menyatakan sebanyak 90,98 juta dosis Vaksin Covid-19 sudah terdistribusi ke semua daerah Indonesia.

Kemudian, sebanyak 3,09 juta dosis siap dikirim, dan 6,9 juta dosis lainnya masih parkir di gudang penyimpanan vaksin.

Joko Widodo Presiden menargetkan, pada Agustus 2021 ini penyuntikan vaksin mencapai dua juta dosis per hari untuk mempercepat kekebalan kelompok.

Pemerintah juga terus berupaya mendapatkan vaksin baik dengan cara beli maupun mengupayakan bantuan dari negara sahabat atau organisasi di bawah WHO.

Data Kementerian Kesehatan, sampai Jumat (6/8/2021) ini, sudah ada sebanyak 49,3 juta Penduduk Indonesia yang mendapat suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama.

Sementara penduduk yang sudah menerima suntikan vaksin dosis kedua baru sekitar 22,8 juta orang dari target penerima vaksin sebanyak 208 juta orang.(rid/iss/den)

Berita Terkait