Rabu, 28 Januari 2026

Heru Tjahjono: Tidak Ada Artis Ibukota, Katon Itu Teman Saya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Heru Tjahjono Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Jatim. Foto: dok. suarasurabaya.net

Heru Tjahjono Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur menegaskan, acara kejutan untuk Khofifah yang sedang ulang tahun tidak dihadiri oleh Artis Ibukota. Dia bilang, Katon Bagaskara merupakan temannya.

“Tidak ada artis ibukota. Itu teman saya. Katon (Bagaskara) itu teman saya. Kami tidak mendatangkan band. Band-nya itu band yang biasa dipakai teman-teman OPD nyanyi. Bukan mendatangkan band,” kata Heru kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Berdasarkan pernyataannya itu, Heru tidak menampik kehadiran Katon Bagaskara dalam acara kejutan yang digelar staf OPD Pemprov Jatim untuk Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak, Pasangan Pemimpin Jatim itu di Grahadi. Dia hanya memastikan, Katon hadir bukan sebagai Artis Ibukota.

Pantauan Suara Surabaya, Katon Bagaskara sendiri di akun instagramnya Katon Bagaskara Official @katonbagaskara memang mengunggah kunjungannya ke Surabaya dalam sebuah video singkat saat dia sedang perjalanan di dalam mobil melintasi bangunan Gedung Negara Grahadi.

Heru menyampaikan penegasan bahwa Katon tidak datang sebagai Artis Ibukota melainkan sebagai temannya, bersamaan dengan pernyataan klarifikasinya atas video acara pesta ulang tahun Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Rabu (19/5/2021) malam yang viral.

Video yang menunjukkan kegiatan mirip pesta di salah satu sisi Gedung Negara Grahadi itu diunggah oleh salah satu akun gosip di instagram dan telah viral dibagikan oleh banyak akun warganet di media sosial selain instagram.

Mengenai video itu, Heru tegaskan bahwa acara itu sama sekali tidak diketahui oleh Khofifah Gubernur Jatim. Itu adalah acara yang dia inisiasi mengajak sejumlah kepala OPD Jatim dengan tujuan untuk mangayubagya (menyambut) Khofifah dan Emil yang sedang berulang tahun dengan acara kejutan.

Dia juga memastikan tidak ada anggaran APBD yang dipakai untuk menggelar acara kejutan itu karena acara itu merupakan inisiatif para staf OPD. Sebaliknya, acara itu juga tidak menggalang iuran dari para staf OPD, dan Heru menyebutkan bahwa acara itu bukanlah pesta.

Acara makan-makan diiringi Katon Bagaskara yang sedang menyanyikan sejumlah lagu untuk Khofifah dan Emil itu, menurut Heru, adalah acara tertutup dan internal. Acara itu dihadiri tidak lebih dari 50 orang staf OPD termasuk Katon Bagaskara dan para pramusaji yang melayani peserta acara.

Bahkan, menurut Heru, makanan yang disajikan dalam kegiatan itu merupakan makanan sehari-hari yang biasa disajikan untuk Gubernur, Wakil Gubernur, para Kepala OPD dan staf OPD Pemprov Jatim, juga para tamu undangan setiap kali ada kegiatan di Gedung Negara Grahadi.

“Kami terapkan protokol kesehatan secara ketat. Yang masuk tidak diperiksa suhu tubuh atau diminta cuci tangan karena kami memang tidak mengundang tamu. Karena itu acara intern. Kalau mengundang berarti harus ada pemeriksaan. Kalau intern, OPD yang hadir sudah diswab rutin. Sehari sebelumnya kami baru saja diswab, karena OPD kan biasa melakukan perjalanan dinas ke luar kota,” kata Heru.

Tidak hanya memastikan bahwa acara itu bukanlah pesta, Heru memastikan tidak ada acara halalbihalal dalam kegiatan tersebut. “Tidak ada halalbihalal. Saya katakan ini surprise, jadi tidak ada halalbihalal. Itu juga bukan pesta. Karena itu dadakan. Dadakan,” katanya.

Dia pun menegaskan bahwa kegiatan itu murni merupakan inisiatifnya sebagai Pimpinan Tertinggi OPD di lingkungan Pemprov Jatim. Dia yang mengajak serta para kepala OPD untuk menggelar acara kejutan bagi Khofifah dan Emil, karena selama ini Khofifah selalu memperhatikan anak buahnya, termasuk ulang tahun mereka.

“Sekali lagi saya sampaikan acara tersebut adalah surprise dari staf dari anak buah Kepada ibunya. Karena ibunya selalu memperhatikan anak buahnya. Anak buahnya ulang tahun, saya ini lho diam-diam diajak ngomong sampai jam 12, setelah jam 12 beliau bilang Pak Sek, selamat ulang tahun. Nah inilah yang membuat kami ingin mangayubagya. Anak-anaknya ketika mbok-e ulang tahun, masak enggak ngasih ucapan selamat?” Ujarnya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Rabu, 28 Januari 2026
24o
Kurs