Rabu, 8 Desember 2021

Ikut Upacara di Istana Merdeka, Ketua DPD Memakai Baju Adat Madura

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
LaNyalla Mattalitti Ketua DPD RI (tengah) memakai baju adat daerah Madura, dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekan Indonesia, Selasa (17/8/2021), di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: Biro Pers Setpres

LaNyalla Mahmud Mattalitti Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, pagi hari ini, Selasa (17/8/2021), mengikuti Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta.

Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI), LaNyalla memakai baju adat Madura, Pesa’an, lengkap dengan kaus belang merah-putih yang dipadankan dengan baju dan celana hitam longgar sepanjang antara lutut dan mata kaki.

Tidak lupa, LaNyalla memakai penutup kepala berbahan dasar kain yang disebut odheng, sabuk katemang, termasuk juga trompa atau alas kaki.

“Ini adalah momen bagus untuk memperlihatkan kepada dunia betapa kaya dan beragamnya budaya Nusantara. Semua itu melebur menjadi satu, yaitu Indonesia,” ucapnya sesudah prosesi upacara.

Mengenai trompa yang dipakainya, Senator dari Provinsi Jawa Timur itu meminta masyarakat melihatnya secara bijak.

“Sebaiknya kita melihat pakaian adat ini secara utuh dan semangat yang melatarbelakanginya. Ini adalah apresiasi, bentuk penghormatan dan penghargaan atas nilai-nilai adat Madura. Sendal atau trompa itu bagian dari upaya menghargai niai sakral tersebut,” tegasnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu menilai, kebiasaan menggunakan pakaian adat juga bisa mengangkat level kebudayaan daerah.

“Dunia akan menyorot, akan memberitakan pakaian yang kita digunakan. Dari situ ada pengakuan jika Indonesia memang memiliki kekayaan adat istiadat dan budaya yang sangat beragam. Ini adalah salah satu upaya untuk melestarikannya,” paparnya.

Sekadar informasi, pada upacara di Istana Merdeka, Joko Widodo Presiden juga memakai baju adat.

Tahun ini, Presiden memakai baju adat Pepadun dari Provinsi Lampung, terdiri dari baju lengan panjang berwarna putih yang dipadukan dengan celana panjang berwarna putih juga.

Di luarnya, dibalut dengan sarung tumpal yaitu kain sarung khas Lampung yang dipakai Kepala Negara menutup celana dari pinggang hingga lutut.

Penampilan Presiden dilengkapi dengan kain selendang, ikat pinggang, dan tutup kepala yang semuanya berwarna senada merah.

Sementara itu, Ma’ruf Amin Wakil Presiden memakai pakaian adat Sunda dari Sukabumi, Jawa Barat. Wapres terlihat elegan dengan setelan jas tertutup (beskap) dan celana panjang warna biru yang dipadukan dengan kain samping batik yang diikatkan di pinggang.(rid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 8 Desember 2021
25o
Kurs