Selasa, 18 Januari 2022

Imigrasi Menyetop Sementara Visa Kunjungan untuk WNA Delapan Negara Afrika

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Para pemohon paspor di Imigrasi Kelas I Surabaya. Foto: Abidin suarasurabaya.net

Arya Pradhana Anggakara Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengatakan, pihaknya melakukan pembatasan pelaku perjalanan internasional yang akan memasuki wilayah Indonesia.

Pembatasan itu diberlakukan untuk mencegah masuknya Virus Corona varian baru khususnya B.1.1.529 atau Omicron yang terdeteksi pertama kali menyebar di Botswana, Afrika.

Dalam aturan baru, orang asing yang punya riwayat perjalanan mengunjungi Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria dalam 14 hari terakhir dilarang masuk Indonesia.

“Kalau ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka akan langsung ditolak masuk Indonesia di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” ujarnya melalui pesan tertulis, Minggu (28/11/2021).

Ditjen Imigrasi juga menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas untuk Warga Negara Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria.

“Aturan pembatasan masuknya orang asing serta penangguhan sementara visa warga negara dari Benua Afrika, mulai berlaku hari Senin (29/11/2021) besok,” tegasnya.

Sedangkan untuk orang asing selain dari delapan negara tersebut, masih harus mengikuti aturan pembatasan sesuai Permenkumham Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal Keimigrasian dalam Masa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Sekadar informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (26/11/2021) memasukkan varian B.1.1529 sebagai varian yang perlu diwaspadai (Variant of Concern)

Hasil penelitian para ahli, varian itu berpotensi lebih cepat menular dibanding varian virus SARS-CoV-2 lainnya.

Varian Omicron disinyalir mengalami 10 kali mutasi. Jumlah itu lebih banyak dibanding Varian Delta yang mengalami dua kali mutasi, dan Varian Beta yang mengalami tiga kali mutasi.

Virus Corona Varian Omicron sudah ditemukan di sejumlah negara. Selain di Afrika, kasus infeksi terdeteksi di Belgia, Hong Kong, dan beberapa negara Eropa.(rid/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Selasa, 18 Januari 2022
30o
Kurs