Selasa, 28 September 2021

Ini Hal yang Harus Dipersiapkan Peserta UTBK SBMPTN Unesa

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Rabu (24/3/2021), Tim Satgas Covid-19 Kota Surabaya melakukan survei lokasi di Unesa. Foto: Humas Unesa

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) akan diselenggarakan pada 12-18 April 2021 untuk gelombang pertama, dan 26 April-2 Mei 2021 untuk gelombang kedua.

Dr. Sukarmin, M.Pd Ketua Satuan Admisi UBTK Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengatakan, jelang pelaksanaan ujian tersebut, Unesa sudah mematangkan semua hal dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, seperti dengan Satgas Covid-19 Kota Surabaya untuk memastikan prokes selama UTBK, PLN dan Telkom.

“Untuk semua hal, paling penting untuk prokes kita sudah atur semua alur dan skemanya,” ujarnya di Rektorat Unesa, Jumat (9/4/2021).

Sukarmin menambahkan, UTBK di Unesa diselenggarakan di tiga lokasi yakni Unesa Kampus Lidah Wetan, Unesa Kampus Ketintang, dan Kampus mitra di Unusa Kampus B, Jalan Raya Jemursari No. 51-57 Surabaya. Total keseluruhan ruangan UTBK di Unesa yakni 36 ruangan yang diisi 50 persen peserta dari kondisi normal.

Selain memperhatikan lokasi ujian, lanjut Sukarmin, ada beberapa persiapan yang harus diperhatikan para peserta, di antaranya mengecek lokasi ujian. Peserta dapat mengecek lokasi ujian secara daring melalui website www.unesa.ac.id dan media sosial official Unesa berupa link google map, barcode, dan denah. Peserta harus hadir di lokasi ujian sekitar 45 menit sebelum sesi ujian dimulai. Membawa kelengkapan administrasi yaitu Kartu Tanda Peserta UTBK-SBMPTN 2021, fotokopi Ijazah yang dilegalisasi bagi lulusan 2019 dan 2020 atau Surat Keterangan sedang duduk di kelas XIII bagi lulusan 2021 dari kepala sekolah, berisi nama siswa, NISN siswa, NPSN Sekolah dan pasfoto yang dibubuhi cap sekolah dan tanda tangan Kepala Sekolah.

Selama berada di lokasi UTBK, peserta diwajibkan untuk mengenakan masker medis, sarung tangan, dan membawa hand sanitizer. Sebelum memasuki ruangan ujian, peserta yang suhu badannya di atas 37 derajat Celcius, tidak diperkenankan mengikuti ujian dan diarahkan untuk menuju ruangan khusus yang disediakan panitia, dan akan ditindaklanjuti oleh tim medis. Panitia mengatur mobilitas peserta di lokasi ujian dengan sistem one way untuk menghindari kerumunan atau persentuhan fisik antar peserta.

Unesa juga mengatur untuk peserta disabilitas. Secara umum, persiapan peserta disabilitas hampir sama dengan peserta lainnya. Namun, peserta disabilitas diperbolehkan didampingi keluarga hingga di depan ruangan ujian. Saat di dalam ruangan ujian, peserta disabilitas akan didampingi oleh panitia atau relawan khusus. Panitia juga menyiapkan perangkat khusus untuk peserta disabilitas yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta. Penting untuk dicatat, lokasi UTBK peserta disabilitas di Unesa yakni di Gedung Rektorat Unesa Lidah Wetan dan dilaksanakan pada sesi ke-7 atau pada hari ke-4 gelombang pertama.

Sedangkan untuk pengantar peserta ujian tidak diperkenankan menunggu di sekitar lokasi ujian untuk menghindari kerumunan. Pengantar hanya bisa menurunkan peserta dan tidak diperkenankan untuk parkir di sekitar lokasi ujian. Untuk peserta yang membawa kendaraan roda dua sendiri wajib memarkirkannya di zona parkir yang sudah disediakan di sekitar lokasi ujian.

Sukarmin mengimbau kepada seluruh peserta mau pun pengantar agar mematuhi protokol kesehatan. “Sekali lagi jangan anggap remeh dan semuanya wajib patuhi prokes agar kita semua aman dan sehat” ujarnya. “Semoga pelaksanaan UTBK lancar dan peserta bisa mengikutnya dengan lancar pula sehingga apa yang diharapkan bisa tercapai sesuai harapan,” harapnya.(dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Selasa, 28 September 2021
35o
Kurs