Rabu, 1 Februari 2023

Jatim Dapat Tambahan 506.500 Dosis Vaksin AstraZeneca

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Seorang pekerja medis menyiapkan dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca di pusat vaksinasi. Foto: ndtv.com

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan, menyebutkan sebanyak 506.500 dosis vaksin AstraZeneca akan dikirimkan ke Provinsi Jawa Timur, Rabu (21/7/2021) malam.

Hal itu disampaikan Budi Gunadi dalam rapat pengarahan Ma’ruf Amin Wakil Presiden RI kepada Satgas Covid-19 Jawa Timur melalui konferensi video.

“Rencananya Rabu malam akan jalan 506.500 (dosis) AstraZeneca ke Jawa Timur, rencananya malam atau subuh-subuh kita akan mengirimkan ke Provinsi Jatim,” kata Menkes dalam keterangan yang dikutip Antara, Kamis (22/7/2021).

Sebelumnya, Jatim telah mendapatkan 435 ribu dosis vaksin Sinovac pada 19 Juli 2021. Sehingga, lanjut Budi, Jatim mendapatkan hampir satu juta dosis vaksin untuk dibagikan ke kabupaten dan kota.

“Jadi nanti mudah-mudahan sekitar hampir satu juta dosis yang masuk di minggu ini bisa dibagi-bagikan ke seluruh daerah di Jatim,” tambahnya.

Terkait vaksinasi di daerah, dalam pengarahan tersebut Wapres meminta Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim mempercepat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

“Saya ingin mendengar pelaksanaan vaksinasi, dari sasaran vaksinasi sebesar 31,8 (juta) orang sampai sekarang baru mencapai 8,36 persen. Apa hambatan yang masih dihadapi Jatim?” kata Wapres.

Wapres juga mengimbau seluruh pemerintah daerah untuk saling komunikasi dan berkoordinasi terkait penanganan pandemi Covid-19.

“Saya ingin mendorong dan memfasilitasi agar koordinasi antara Pemerintah pusat dan daerah dapat terlaksana dengan baik lagi,” kata Wapres.

Sementara itu, Khofifah menyampaikan perlu ada sosialisasi lebih luas kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada masyarakat.

“Memang, izin Pak Wapres, perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden bahwa jangan menunggu dosis kedua (tetapi) habiskan, habiskan (stok dosis yang ada),” ujar Khofifah.(ant/dfn)

Berita Terkait