Senin, 19 April 2021

Juni 2020 – Januari 2021, Tercatat 1.000 Lebih Pendonor Plasma Konvalesen di PMI Surabaya

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
ilustrasi

Sejak Juni 2020 lalu hingga akhir Januari 2021, PMI Surabaya mencatat sudah lebih dari 1.000 pendonor plasma konvalesen melakukan donor. Khusus pada awal hingga akhir Januari 2021, tercatat lebih dari 600 pendonor plasma konvalesen.

dr. Martono Adi Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Pelayanan PMI Surabaya membenarkan bahwa pihaknya telah mencatat lebih dari 1.000 pendonor plasma konvalesen yang telah melakukan donor sejak awal mulai dibukanya layanan donor plasma konvalesen bagi penyintas Covid-19 di unit transfusi darah PMI Surabaya.

“Kami mencatat total dari bulan Juni 2020 sampai dengan akhir Januari 2021 sekurangnya 1.427 pendonor plasma konvalesen telah melakukan donor plasma konvalesen itu di kantor UTD PMI Surabaya. Khusus bulan Januari 2021 sudah 628 pendonor. Tentunya ini sangat menggembirakan,” terang dr. Martono Adi, Selasa (2/2/2021).

Martono menambahkan bahwa jumlah pendonor memang semakin meningkat dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya pada bulan Juni 2020 lalu. Dari catatan UTD PMI Surabaya bulan Juni 2020 mencatat hanya ada 2 orang saja pendonor plasma konvalesen. Kemudian meningkat menjadi 113 pendonor pada bulan September 2020.

Puncaknya adalah bulan Januari 2021 yang berhasil mencatatkan 628 pendonor plasma konvalesen. “Sampai akhir bulan Januari 2021 persisnya kami mencatat 628 pendonor plasma konvalesen. Jumlah ini memang sangat drastis peningkatannya. Padahal di bulan Desember 2020 kami mencatat 296 pendonor saja,” kata Martono.

Namun demikian perlu dijelaskan bahwa total pendonor tersebut terbagi dalam golongan darah masing-masing. Mulai dari golongan darah O, A, B dan AB. Dari tiap-tiap golongan darah tersebut langsung didistribusikan pada mereka yang membutuhkan. Dan kemudian kembali terjadi kekosongan plasma konvalesen.

“Tapi sekarang ini memang berbeda jauh dengan beberapa bulan yang lalu, ketika di awal-awal kami membuka layanan plasma konvalesen. Butuh beberapa hari untuk mendapatkan plasma konvalesen sesuai dengan golongan darah. Sekarang ini pendonor memang lebih banyak tetapi jangan lupa bahwa kebutuhan atau permintaan plasma konvalesen juga cukup tinggi,” papar Martono.

Oleh karena itu, tambah Martono tidak heran jika kemudian ada kesosongan plasma konvalesen golongan darah tertentu, padahal kebutuhan sangat tinggi. “Kalaupun kami punya stok, bisa jadi tidak menunggu lama langsung kosong kembali. Ini karena permintaan juga masih cukup tinggi sampai dengan hari ini,” lanjut Martono.

PMI Surabaya, tegas Martono sampai dengan hari ini masih tetap membutuhkan plasma konvalesen. Karena itu, dengan berbagai upaya mulai dari jemput bola hingga pelaksanaan skrinning secara terbuka di berbagai instansi terus dilakukan. “Kami tetap membutuhkan pendonor plasma konvalesen,” pungkas Martono.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Senin, 19 April 2021
32o
Kurs