Jumat, 3 Desember 2021

Jutaan Warga Melbourne Siap Keluar dari Lockdown Terlama di Dunia

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
Ilustrasi warga Melbourne merayakan pencabutan status lockdown terlama di wilayah mereka. Foto: Snopes

Jutaan orang di Melbourne bersiap untuk keluar dari lockdown pada kamis malam ini. Dengan pencabutan status lockdwon di Melbourne, bar, restoran, dan kafe bergegas menyiapkan diri untuk membuka kembali pintu mereka bagi warga yang telah divaksin lengkap.

Perlu diketahui sebelumnya, Negara Bagian Victoria itu melakukan lockdown keenam yang dimulai kembali sejak awal Agustus. Lockdown dilakukan sebagai upaya pencegahan Covid-19 varian Delta.

Regulasi tersebut sekaligus menjadikan Melbourne sebagai wilayah dengan lockdown terlama. Mereka telah mencabut status itu karena sebelumnya telah mencapai target utama pada laju gerakan vaksinasi.

Para pejabat telah berjanji untuk mencabut penguncian setelah tingkat vaksinasi dosisi ganda untuk orang berusia di atas 16 tahun di Victoria melebihi 70 persen.

Lockdown di Melbourne itu merupakan yang terpanjang di dunia, melebihi masa penguncian 234 hari di Buenos Aires, menurut media Australia.

Pihak berwenang juga meningkatkan upaya imuniasasi di Victoria sebelum melonggarkan pembatasan walaupun kasus harian Covid-19 terus mendekatir level rekor.

ScottMorrison Perdana Menteri Australia juga mengonfirmasi bahwa target utama vaksinasi sudah tercapai, dan lebih banyak pembatasan akan dilonggarkan saat inokulasi mencapai 80 dan 90 persen.

“Jalan terpanjang telah dilalui di Victoria dan jalan panjang itu benar-benar mulai dibuka malam ini,” kata Morrison, Kamis (21/10/2021) saat dilansir dari Reuters dan dikutip dari Antara.

Dari pukul 23.59 (waktu setempat) pada Kamis, bar dan kafe dapat buka kembali dengan menerima 20 pelanggan yang telah divaksin lengkap di dalam ruangan dan 50 pelanggan di luar ruangan.

Kota Sydney dan Canberra juga telah keluar dari penguncian pada pekan lalu setelah mempercepat target vaksinasi mereka, sementara negara-negara bagian lain di Australia sudah bebas Covid-19 atau hanya memiliki sangat sedikit kasus.

Terlepas dari gelombang varian Delta, Australia mencatat sekitar 152.000 kasus dan 1.590 kematian akibat Covid-19. Angat itu jauh lebih rendah daripada yang terjadi di banyak negara maju lainnya.(ant/wld/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs