Kamis, 21 Oktober 2021

Kebutuhan Meningkat, Wagub Jatim Ajak Penyintas Donorkan Plasma Konvalesen

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur saat meninjau UTD PMI Kabupaten Sidoarjo, Minggu (4/7/2021). Foto: Humas Pemprov Jatim

Emil Elestianto Dardak Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Dewan Kehormatan PMI Jatim mengajak masyarakat penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen.

Belakangan ini kebutuhan plasma konvalesen di berbagai daerah di Jatim meningkat, sementara stok plasma yang bermanfaat menyelamatkan nyawa pasien Covid-19 itu sangat terbatas.

“Kami dengar kebutuhan mendesak plasma konvalesen. Sudah jadi atensi publik, antrean plasma konvalesen yang cukup panjang. Karenanya kami dorong warga penyintas Covid-19 ramai-ramai mendonorkan plasma-nya,” kata Emil saat meninjau Unit Transfusi Darah PMI Sidoarjo, Minggu (4/7/2021).

Berdasarkan data UTD PMI Kabupaten Sidoarjo, jumlah antrian kebutuhan plasma konvalesen per hari Minggu (4/7/2021) mencapai 251 dari semua golongan darah.

Saat ini, UTD PMI Kabupaten Sidoarjo punya tiga alat donor apheresis yang bisa menampung 20-30 pendonor per hari. Rencananya, 12 Juli nanti, PMI Sidoarjo menambah satu alat donor apheresis lagi.

Tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat Sidoarjo, UTD PMI Sidoarjo juga akan membantu pasien-pasien dari luar Sidoarjo. Karena itu pendonor plasma ini terus dicari.

Emil mengaku sangat terkesan dengan profesionalisme PMI dan UTD PMI Kabupaten Sidoarjo.

“Mari kita mendonor dan menyukseskan PPKM Darurat. Pendonor tidak hanya dari daerah ini saja, tetapi daerah lain juga sangat dibutuhkan partisipasinya,” kata Emil.

Ahmad Muhdlor Ali Bupati Sidoarjo mengatakan, UTD PMI Kabupaten Sidoarjo memenuhi lebih banyak kebutuhan donor plasma di kabupaten lain. Kebutuhan di Sidoarjo sendiri hanya 33 persen.

Untuk memenuhi kebutuhan plasma konvalesen, Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu pun aktif mengajak ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk ikut menjadi pendonor.

“Selebihnya untuk mengkaver jaringan PMI di daerah lain. Itu sudah bagus. Kita pastikan pendonornya juga mencukupi. Termasuk kemarin sudah melakukan MoU dengan pabrik, ormas, untuk membantu masalah pendonor,” katanya.

Suara Surabaya Media mencatat, setidaknya hampir setiap hari ada pendengar maupun pengakses semua kanal Suara Surabaya yang meminta bantuan plasma konvalesen untuk kerabat atau temannya.

Tidak hanya di Surabaya dan Sidoarjo, sejumlah pendengar dan pengakses Suara Surabaya Media di kawasan Malang Raya dan beberapa kawasan lain di Jawa Timur juga meminta bantuan plasma konvalesen ini. (den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Kamis, 21 Oktober 2021
34o
Kurs