Minggu, 7 Maret 2021

Kereta Medis Darurat di Madiun Akan Beroperasi di Jalur Rel yang Tidak Digunakan

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Maidi Wali Kota Madiun mengecek kesiapan rumah sakit gerbong. Foto: Istimewa

PT. Industri Kereta Api (INKA) membuat kereta atau gerbong medis darurat yang rencananya akan digunakan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19 di Kota Madiun, Jatim dan sekitarnya

Heru Tjahjono Sekda Provinsi Jatim mengatakan, rumah sakit gerbong yang di-finishing ini akan diberlakukan menjadi rumah sakit berjalan.

“Gerbong rumah sakit sudah jadi. Dalam kunjungan Gubernur bersama satgas beberapa waktu lalu , kami memastikan kondisi apakah layak digunakan sebagai rumah sakit isolasi dan sudah jadi (rumah sakit),” kata Heru kepada Radio Suara Surabaya, Jumat (22/1/2021).

INKA menyiapkan tiga trainset atau rangkaian dengan total 24 gerbong. Rinciannya 18 gerbong untuk pasien dan enam gerbong untuk tenaga medis yang bertugas. Kereta medis darurat tersebut dapat menampung 252 pasien dan tenaga 72 medis.

Khofifah Gubernur Jatim, kata Heru, akan membawa rumah sakit gerbong ke Nganjuk, mengingat status zona merah yang disandangnya.

“Izin relnya sudah disuratkan ke KAI, tinggal menunggu jawaban,” imbuhnya.

Rumah sakit gerbong ini rencananya akan beroperasi di jalur rel yang tidak digunakan lalu lintas kereta api.

“Kita minta izin kepada KAI, rel-rel mana yang tidak digunakan. Dan Gubernur sudah melakukan kunjungan dengan tim kami, mendetilkan kesiapan rumah sakit tersebut,” beber Heru.(dfn/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Cemengkalang Banjir

Kemacetan di Ngasinan

Kepadatan di Tol Sidoarjo

Sampah di dekat GOR Gapura Unesa

Surabaya
Minggu, 7 Maret 2021
31o
Kurs