Sabtu, 23 Oktober 2021

Komuter Sidoarjo-Gresik, Tiap Hari Lebih 50 Persen Tempat Duduk Terisi

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Kereta api komuter Sidoarjo-Gresik. Foto: Humas PT KAI Daop 8 Surabaya

Komuter Sidoarjo-Gresik yang baru saja diluncurkan, Rabu (24/2/2021) berdasarkan catatan PT KAI Daop 8 Surabaya, ternyata diminati masyarakat. Itu dibuktikan dengan tiket yang terjual setap hari lebih dari 50 persen dari total ketersediaan tiket.

Setiap hari lebih dari 100 tiket terjual pada setiap kali pemberangkatan Komuter dari Sidoarjo menuju Stasiun Indro Gresik pada pukul 10.00 WIB. Dengan keterisian bangku atau tempat duduk berdasarkan tiket, moda angkutan ini terbukti diminati masyarakat khususnya di wilayah Sidoarjo, Surabaya dan Gresik.

Lukman Arif Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya membenarkan bahwa sejak diluncurkan memang antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari kapasitas total jumlah penumpang yang diperbolehkan seiap hari tercatat lebih dari 100 orang menggunakan komuter ini.

“Kapasitas penumpang yang diperbolehkan di masa pandemi Covid-19 ini sekitar 186 orang penumpang dari 4 gerbong kereta jenis kereta rel diesel Indonesia. Kalau rata-rata setiap hari ada 136 penumpang artinya lebih dari separoh jumlah total penumpang terangkut,” terang Lukman Arif.

Dengan tarif Rp 5.000 untuk sekali perjalanan dari Stasiun Sidoarjo menuju Stasiun Indro Gresik, dan sebaliknya menjadikan angkutan komuter ini satu di antara pilihan warga masyarakat yang memiliki aktivitas atau pekerjaan di wilayah Sidoarjo, Surabaya maupun Gresik.

Selain itu, penumpang komuter yang melakukan perjalanan tidak terlalu jauh ini, tetap wajib mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Mulai dari memakai masker sampai dengan menjaga jarak saat di dalam gerbong, dan memakai jaket atau pakaian menutup kaki dan tangan.

Kurniawan warga Sidoarjo yang bekerja di sebuah mall di Surabaya memilih menggunakan komuter ini saat masuk shift siang hari. Selain murah menurut Kurniawan angkutan komuter ini selalu tepat waktu saat berangkat. “Kalau pas shift siang aku pilih naik komuter. Murah dan gak telat,” kata Kurniawan.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Sabtu, 23 Oktober 2021
26o
Kurs