Selasa, 30 November 2021

Korban Meninggal Akibat Gempa Jadi Delapan Orang

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Sebuah rumah di Desa Pakel, Kec. Selopuro, Kab. Blitar rusak akibat gempa 6,7 SR yang berpusat di Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021). Foto: Twitter/@AlwiMuhibbuddin

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mendata, korban meninggal akibat gempa bumi Magnitudo 6,1 di dekat Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021), menjadi delapan orang.

Satriyo Nurseno Kepala Seksie Kedaruratan BPBD Jatim bilang, sampai saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota terdampak gempa di Jawa Timur.

Sampai pukul 21.00 WIB, BPBD Jatim mendata sebanyak lima orang meninggal akibat gempa di Lumajang dan tiga lainnya yang meninggal merupakan warga Kabupaten Malang.

Lima orang yang meninggal di Lumajang antara lain Ahmad Fadholi dan Sri Yani warga Desa Tempurrejo RT 002, RW 002, Kecamatan Tempursari. Pasangan suami istri ini tertimpa batu yang longsor.

Almarhum Ahmad Fadholi meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan Sri Yani istrinya yang luka parah, yang sempat dirujuk ke RS Hartoyo Lumajang, meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Selain sepasang suami istri ini, tiga korban lainnya di Lumajang meninggal karena tertimpa bangunan reruntuhan bangunan rumahnya. Salah satunya Juwanto warga RT 04, RW 09, Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari.

Lainnya, korban meninggal akibat tertimpa bangunan adalah H. Nasar alias H. Amin warga RT 01, RW 03, Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari, dan Bonami warga Blok Halimo, Desa Kaliuling, Kec. Tempursari.

Adapun tiga korban di Kabupaten Malang, menurut Catatan BPBD Jatim, meninggal karena tertimpa material rumahnya. Salah satunya Imam warga Dusuj Sidorenggo, RT 32, Desa Sidorenggo Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Lainnya, korban meninggal di Kabupaten Malang yang tertimpa material rumahnya adalah Munadi (70 tahun) warga RW 3, RT 12, Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, dan Misni (53 tahun) warga Dusun Krajan RT 01, RW 01, Desa Tamanasri, Kecamatan Ampelgading.

Tidak hanya delapan orang meninggal, BPBD Jatim juga mendata ada sejumlah korban mengalami luka berat maupun luka ringan.

Satriyo Nurseno Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jatim mengatakan, dari sejumlah daerah di Jatim, BPBD Lumajang yang sudah mendirikan posko pengungsian bagi warga terdampak gempa pukul 14.00 WIB itu.

“Pos pengungsian yang didirikan BPBD Lumajang berlokasi di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Sampai saat ini belum ada yang mendirikan dapur umum,” ujarnya.(den/tin)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Selasa, 30 November 2021
28o
Kurs