Jumat, 3 Februari 2023

Masih Pandemi, Khutbah Jumat di Masjid Al-Falah Dipererpendek Hanya 15 Menit

Laporan oleh Anton Kusnanto
Bagikan
Ustadz Ahmad Muzakki Al-Hafidzini, menyampaikan khutbah pada pelaksanaan Shalat Jumat Pertama di bulan Ramadhan 1442H (16/4/2021) di Masjid Al Falah. Foto: Anton suarasurabaya.net

Hari Jumat ini (16/4/2021) adalah Jumat pertama di bulan Ramadan 1442H. Masih dalam suasana pandemi, ibadah Shalat Jumat di masjid Al Falah disiapkan dengan protokol kesehatan ketat. Salah satunya dengan memperpendek waktu Khutbah Jumat hanya maksimal 15 menit saja.

Asrofi, Kepala Bagian Dakwah Masjid Al Falah, menyatakan hal ini sebagai upaya memperpendek waktu berkumpul jamaah. “Penguru masjid sudah membekali semua Kotib yang akan mengisi ceramah di Masjid Al- Falah dengan aturan ini,” katanya.

Jika akan memasuki batas waktu 15 menit, mamun Kotib belum selesai menyampaikan khutbah, panitia sudah menyiapkan pengurus yang akan memberikan kode untuk Khotib segera mengakhiri khutbah Jumat.

Khutbah Jumat pertama di bulan Ramadhan hari ini disampaian oleh Ustadz Ahmad Muzakki Al-Hafidzini dengan mengambil tema Ramadan dan Alquran. Sementara Imam Shalat Jumat akan dipimpin oleh Fahmi Abdilah Mahri.

Dari pantauan suarasurabaya.net, jamaah memenuhi Masjid Al Falah dengan penerapan protokol kesehatan sangat ketat. Mulai dari sebelum masuk ke dalam masjid, petugas memastikan jamaah memakai masker.

Petugas dari Masjid Al-Falah mengatur shaf jamaah pada shalat jumat pertama di bulan Ramadhan 1442H (16/4/2021). Foto: Anton suarasurabaya.net

Pengurus masjid juga membuka satu pintu utama, hanya di sisi timur masjid saja. Asrofi mengatakan, hal ini untuk memudahkan skrining jamaah, karena ketika masuk ke dalam masjid, jamaah di cek suhu tubuhnya.

Sebelum masuk masjid, tiap jamaah juga diberikan kantong kresek untuk membungkus alas kaki mereka. Hal ini untuk menghindari antrian ketika jamaah keluar meninggalkan masjid. Walaupun akses pintu keluar yang dibuka lebih banyak daripada pintu masuk. Total ada 3 pinti keluar yang disiapkan.

Setelah melewati skrining pengukuran suhu, bagi jamaah yang tidak membawa sajadah, diwajibkan memakai sajadah darurat yang sudah disiapkan pengurus masjid. Sajadah darurat tersebut berupa karpet plastik yang sudah dipotong untuk ukuran satu jamaah.

Asrofi menegaskan sajadah tersebut untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika sujud, sehingga wajah jamaah tidak kontak langsung dengan lantai masjid.

Pihak masjid juga memastikan kelayakan pakai sajadah darurat tersebut, karena setiap selesai dipakai selalu dibersihkan dengan cairan disinfektan.

Memasuki ruangan utama, sudah ada petugas shaf yang mengatur tempat duduk jamaah yang sudah ditata berjarak.

“Protokol ini sudah menjadi standard umum penerapan shalat Jumat di Al-Falah selama pamdemi, d an lebih ditingkatkan pelaksanaannya selama Ramadhan, supaya jamaah bisa lebih khusuk beribadah,” terang Asrofi. (ton/tin)

Berita Terkait