Selasa, 25 Januari 2022

Musnahkan 39 Kilogram Sabu, Polrestabes Surabaya Segera Inisiasi Kampung Zero Narkoba

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Polrestabes Surabaya juga memamerkan para tersangka hasil ungkap kasus Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 di halaman Mapolrestabes Surabaya. Jumat (24/9/2021) Foto : Humas Pemkot

Polrestabes Surabaya memusnahkan hampir 39,4 kilogram sabu, 2,4 kilogram ganja, 400 butir happy five, dan 39 ribu butir pil koplo double L hasil ungkap kasus dan barang bukti Satreskoba periode November 2020-Agustus 2021.

Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan Kapolrestabes Surabaya menyatakan itu di halaman Markas Polrestabes Surabaya dalam kegiatan pengungkapan hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021, Jumat (24/9/2021).

Menurut Yusep, dalam kurun waktu itu, ada 10 kasus yang ditangani dengan 14 tersangka. Para tersangka ini juga dihadirkan dalam kegiatan ungkap Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 itu.

Yusep menjelaskan, selama 12 hari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2021 ini, Polrestabes Surabaya bersama polsek jajaran telah berhasil mengungkap 60 kasus narkoba dengan 120 tersangka.

Total barang bukti yang diamankan dari hasil operasi itu antara lain 652,94 gram Sabu, 45,9 gram Ganja, 10,5 butir Ekstasi, serta sebanyak 50.438 butir Pil Koplo atau Double L.

“Dari barang bukti yang diamankan dan dimusnahkan, tampaknya masih banyak peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Surabaya. Makanya, kami mengimbau, mari kita bersama-sama menangani ini,” ujar Yusep.

Kapolrestabes Surabaya juga memastikan bahwa dalam waktu dekat, Kapolda Jawa Timur akan melaksanakan program zero narkoba di masing-masing wilayah.

Khusus di Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya akan membangun kampung atau wilayah zero narkoba, yang mana titik-titiknya akan ditentukan kemudian.

“Khusus Surabaya, kan, ada 31 kecamatan. Kami berharap satu kecamatan ada satu titik. Bila ada kecamatan yang mampu lebih dari satu titik, ya kami berterima kasih. Artinya kelurahan itu betul-betul tangguh melawan narkoba,” katanya.

Kapolrestabes Surabaya pun berharap, program ini bisa didukung oleh semua pihak, khususnya masyarakat Surabaya, supaya Surabaya benar-benar zero narkoba

“Mohon dukungannya dari semua pihak supaya dapat menyelamatkan anak-anak kita dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengucapkan terima kasih kepada Kapolretabes Surabaya beserta jajarannya karena telah memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Kota Surabaya. Terutama dari pengaruh narkoba.

“Saya ucapkan selamat atas keberhasilan ini. Kami juga berharap Bapak Kapolretabes dan seluruh jajaran tidak pernah bosan, tidak pernah lelah memberantas narkoba di Kota Surabaya, karena itulah salah satunya yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya,” kata dia.

Eri juga memastikan siap mendukung Kapolrestabes Surabaya beserta jajarannya dalam program kampung zero narkoba. Bahkan, ia juga berencana program itu akan diterapkan di masing-masing kelurahan.

“Kami siap full support Pak Kapolrestabes. Jadi, kami akan berkolaborasi untuk meningkatkan fungsi dari Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo, sehingga nantinya kampung tangguh itu tidak hanya menangani Covid-19, tapi juga untuk mencegah narkoba,” pungkasnya. (man/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Selasa, 25 Januari 2022
31o
Kurs