Kamis, 11 Agustus 2022

Pandemi Covid-19 Hentikan Kesenangan Bermusik Siswa

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Grup musik gamelan Jawa saat berlatih dengan tamu luar negeri sebelum pandemi Covid-19. Foto: SMAN 15 untuk suarasurabaya.net

Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun ini, terpaksa menghentikan aktivitas bersenang-senang para siswa SMAN 15 Surabaya yang memilih ikut ekstra kurikuler musik di sekolah.

Kelompok musik gamelan dan kolintang merupakan pilihan yang boleh diikuti siswa sebagai bagian dari mengikuti kegiatan ekstra kurikuler yang memang disediakan di sekolah.

Zaenal Arifin Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 15 Surabaya membenarkan bahwa sebelum pandemi Covid-19 terjadi banyak siswa yang ikut kegiatan yang memang bagian dari aktivitas di lingkungan sekolah tersebut.

“Siswa menyalurkan kegemarannya memainkan alat musik di jenis musik gamelan maupun kolintang. Latihan rutin kami gelar. Juga penampilan masing-masing kelompok juga digelar,” terang Zaenal, Selasa (9/3/2021).

Menurut Zaenal, mereka penuh antusiasme hadir berlatih di sekolah. Kadang menjelang penampilannya para siswa berlatih diluar jam sekolah. Kegiatan tersebut sangat diminati siswa. Menyalurkan aktivitas sekaligus memperkenalkan jenis musik khususnya musik tradisional.

“Selain mengajak siswa menyalurkan kesenangannya bermusik, sekaligus juga memperkenalkan pada siswa jenis jenis musik tradisional yang memang banyak dimiliki oleh negeri ini. Ini penting,” tambah Zaenal.

Tapi seluruh kegembiraan dan kesenangan bermusik itu terpaksa harus berhenti karena pandemi Covid-19 melarang berkerumun, menjaga jarak yang agak tidak mungkin dilakukan saat berlatih musik gamelan maupun kolintang.

“Karena pandemi itu, maka aktivitas ekskul musik harus berhenti. Anak-anak sesekali ingin berkumpul berlatih. Tapi tidak mungkin itu dilakukan terkait penerapan protokol kesehatan. Sedih memang, tetapi harus dijalani sampai pandemi rampung. Seluruh aktivitas bergembira lewat musik berhenti di SMAN 15 Surabaya,” kata Zaenal.

Johanes Mardijono Kepala SMAN 15 Surabaya menambahkan, ekstra kurikuler orkestra dan paduan suara di SMAN 15 yang memang telah mengukir prestasi nasional dan internasional, saat ini juga harus berhenti berlatih sementara.

“Khusus untuk paduan suara jika memang ada kegiatan atau lomba secara virtual, anak-anak coba ikut, dan berlatih secara virtual. Kami tetap dukung dan berikan semangat bersama orang tua tentunya,” katanya.(tok/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Kecelakaan Truk Terguling di KM 750 Tol Waru

Surabaya
Kamis, 11 Agustus 2022
26o
Kurs