Sabtu, 20 Agustus 2022

Pasien Terinfeksi Virus Varian Omicron Tidak Pernah ke Luar Negeri

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Foto Dokumen. Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan menyampaikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/11/2021). Foto: dok. suarasurabaya.net

Budi Gunadi Sadikin Menteri Kesehatan, hari ini, Kamis (16/12/2021), menyampaikan informasi masuknya Virus Corona B.1.1.529 atau Varian Omicron, di Indonesia.

Dalam keterangan pers virtual bersama Satgas Penanganan Covid-19, Menkes mengatakan, pasien positif terinfeksi Varian Omicron itu terdeteksi kemarin malam, Rabu (15/12/2021).

Pasien berinisial N itu merupakan petugas kebersihan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

“Pada 8 Desember, ada tiga orang petugas kebersihan di Wisma Atlet yang hasil tes PCR-nya positif Covid-19,” ujarnya.

Ketiga orang pasien itu, kata Budi, tanpa gejala, tidak mengalami demam atau batuk, dan tidak pernah melakukan perjalanan ke luar negeri.

Pada 10 Desember, sampel swab ketiga orang itu dikirim ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan untuk diperiksa dengan metode genome sequencing.

“Dari tiga sampel itu, diketahui ada satu yang positif terinfeksi Virus Corona Varian Omicron,” imbuhnya.

Ketiga orang yang terinfeksi Virus Corona langsung dikarantina di Wisma Atlet. Menkes menyebut, ketiga orang petugas kebersihan itu sudah dites PCR lagi dan hasilnya negatif Covid-19.

Lebih lanjut, Budi Gunadi menyebut, di luar seorang pasien yang terkonfirmasi positif, Kemenkes juga mendeteksi ada lima kasus Covid-19 yang kemungkinan Varian Omicron di Indonesia.

Lima kasus kemungkinan itu masing-masing terdiri dari WNI yang baru pulang dari Amerika Serikat dan Inggris. Kedua orang itu diisolasi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Sedangkan tiga lainnya yang kemungkinan terinfeksi Varian Omicron adalah WNA asal China yang ada di Manado, Sulawesi Utara.

Kelima orang yang masih berstatus probable, sampel usapnya sedang dites genome sequencing yang hasilnya kemungkinan diketahui tiga hari ke depan.

Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan meminta masyarakat tidak perlu khawatir atau panik dengan adanya kasus Covid-19 Varian Omicron.

Dia bilang, sampai sekarang belum ditemukan transmisi komunitas dari Virus Corona Varian Omicron yang pertama kali menyebar di negara-negara Afrika.(rid/den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
25o
Kurs