Sabtu, 28 Mei 2022

Peduli Difabel, FK Unair Renovasi Kolam Kolam Terapi YPAC Surabaya

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Dr. Alwi, M.Hum Kepala Dinas Sosial Jawa Timur saat meninjau renovasi kolam hidroterapi di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya, Sabtu (27/11/2021). Foto: Istimewa

Memperingati Dies Natalis ke-67 Universitas Airlangga dan Pendidikan Dokter di Surabaya yang Ke-108. FK Unair merenovasi kolam hidroterapi di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surabaya, Sabtu (27/11/2021).

Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp. OG(K) Dekan FK Unair mengatakan, bantuan ini diberikan untuk memperbaiki fasilitas hidroterapi (terapi air, red) di YPAC Surabaya.

“Kami awalnya berdiskusi, akan kami apakan dana bantuan ini. Dan dari pihak yayasan mengarahkan untuk melakukan renovasi karena anak-anaknya semakin besar. Jadi butuh kolam yang lebih tinggi,” kata Profesor Budi.

Kolam hidroterapi ini biasa digunakan untuk anak berkebutuhan Khusus dengan keterbatasan berjalan untuk melatih kelenturan otot mereka. Kolam hidroterapi ini juga bisa dimanfaatkan untuk pasien-pasien stroke.

Edwin Danardono, dr., Sp.B-KBD Ketua Umum Dies Natalies FK Unair  menambahkan, kegiatan pengabdian masyarakat tidak hanya terselenggara di YPAC Surabaya.

Secara keseluruhan akan ada 108 kegiatan pengabdian masyarakat serupa dengan sasaran difabel yang dilakukan oleh alumni yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tema pengabdian masyarakat Dies Natalis FK Unair tahun ini adalah sahabat difabel. Tema ini diambil sebagai bentuk kepedulian FK Unair kepada komunitas difabel yang rupanya baru kami tahu ada banyak di Indonesia. Dan mereka juga terdampak pandemi,” katanya.

Dari panitia pusat sendiri akan mengadakan dua kegiatan besar. Yakni YPAC Surabaya dan Banyuwangi. “Untuk YPAC di Banyuwangi nanti kami fokuskan ke anak-anak tuna rungu,” ujarnya.

Alumni dari berbagai daerah di Indonesia juga melakukan kegiatan serupa kepada komunitas difabel. Mulai paling barat di Pemantang Siantar dan paling timur di Jayapura.

Total angkatan yang mengikuti kegiatan ini ada sebanyak 53 angkatan dari Angkatan 1967 hingga 2015 dan pengabdian masyarakat ini akan berjalan selama dua minggu ke depan.”

Prof. Dr. Ni Nyoman Puspaningsih Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development Unair berharap fakultas-fakultas lain di Unair juga melakukan hal yang sama.

“Kami berharap ada kerja sama yang lebih luas, karena anak-anak difabel ini kan juga generasi ke depan yang tidak boleh kami lupakan,” katanya.

Hal yang sama disampaikan Dr. Alwi, M.Hum Kepala Dinas Sosial Jatim.

“Kegiatan kemanusiaan yang sasarannya kaum difabel itu sangat tepat. Karena mereka orang-orang yang tidak bisa mandiri tanpa adanya pendamping dan pemandu baik berupa manusia maupun alat,” ujarnya.

Dia menambahkan, apa yang dilakukan FK Unair ini sejalan dengan program yang dijalankan Provinsi Jawa Timur yang dalam seminggu lagi akan memperingati hari disabilitas.

“Semoga ini bisa jadi pancingan untuk diikuti yang lain. Bukan hanya dari keluarga besar Unair, tapi juga dari keluarga besar bangsa,” katanya.

Kegiatan ini juga diapresiasi Wiwik Teddy Ontoseno Ketua Umum YPAC Surabaya.

“YPAC memang sangat membutuhkan perhatian dari masyarakat terutama untuk pembangunan sarana prasarana. Karena dari situlah sumber dana agar bisa bergerak. Terima kasih  kepada FK Unair yang mau menginisiasi gerakan ini,” ujarnya. (man/den)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 28 Mei 2022
31o
Kurs