Rabu, 1 Desember 2021

Pesan Eri Soal Bioskop: Jalankan Prokes atau Tutup Sampai Akhir Pandemi

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat sidak bioskop di Tunjungan Plaza bersama Forkopimda Surabaya, Sabtu (3/4/2021). Foto: Humas Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu bioskop di Tunjungan Plaza, Sabtu (3/4/2021).

Dia bersama Forkopimda Surabaya menyapa pengunjung dan meninjau pelaksanaan protokol kesehatan di dalam ruangan bioskop. Saat sidak itu dia berkali-kali menekankan soal protokol kesehatan.

Kepada pengelola bioskop Eri meminta agar protokol kesehatan terus dijaga dan pengelola berani menegur para pengunjung yang lalai, seperti melepas masker dan sebagainya.

“Saya minta tolong betul, ya, mas, kalau ada pengunjung yang misalnya melepas atau memelorot maskernya, tolong ditegur, tolong dijaga prokesnya dengan baik,” katanya kepada pengelola.

Pembukaan bioskop itu, kata Eri, bertujuan untuk menggerakan kembali perekonomian kota. Bila ingin perekonomian di Kota Pahlawan bergerak, dia mengajak seluruh stakeholder turut menjaga kota.

“Kami meminta tolong kepada pengelola untuk menjaga prokesnya masing-masing. Sebab, jika kota ini ingin bergerak perekonomiannya, maka seluruh stakeholder juga harus menjaga kota,” katanya.

Seperti diketahui, Pemkot Surabaya memutuskan mengizinkan pembukaan bioskop dengan 50 persen kapasitas dan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Selain mengharuskan pengunjung tetap pakai masker selama menonton, mereka juga harus berkenan untuk disemprot disinfektan, baik saat masuk gedung bioskop maupun saat hendak pulang.

Pengelola bioskop tentu saja harus menyediakan bilik disinfektan Itu. Tidak hanya itu, para penonton juga diminta mengisi data diri dan persetujuan kepatuhan prokes sebelum memasuki gedung bioskop.

Eri menegaskan, dia memercayakan itu kepada pengelola bioskop dan warga Kota Pahlawan. Dia juga meminta masyarakat saling mendukung dan patuh supaya roda ekonomi bergerak dan kesehatan terjaga.

“Kami percaya rakyat Surabaya, rakyat juga sayang dan cinta pada kotanya,” ujarnya.

Dia pun kembali mengingatkan soal kepercayaan yang sudah dia berikan kepada pengelola bioskop dan masyarakat Surabaya, yang tentu ada konsekuensinya ketika dilanggar.

“Kami sudah buat surat pernyataan dan sudah ditandatangani. Maka kalau ada yang melanggar kami tutup sampai berakhirnya pandemi Covid-19,” tegasnya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Rabu, 1 Desember 2021
30o
Kurs