Minggu, 25 September 2022

Pramuka Dukung Pemerintah dengan Mengawal PTM Terbatas

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Mayjen. TNI (Purn) Dr. Bachtiar Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Pramuka. Foto: Kwarda Sulbar

Gerakan Pramuka nasional hingga ke tingkat gugus depan yang langsung terlibat di lapangan sebagai bagian dari gugus tugas penanganan Covid-19 turut mengawal proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

Mayjen. TNI (Purn) Dr. Bachtiar Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional Pramuka menyampaikan, Gerakan Pramuka punya Satya dan Dharma yang menjadi pegangan dan panduan pramuka.

“Di dalamnya disebutkan, semua anggota pramuka harus siap membantu orang lain sekaligus mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Di lingkungan Gerakan Pramuka segera dibentuk satuan tugas penanggulangan Covid-19,” ujarnya. dalam Pelatihan Penguatan Gerakan Pramuka, Sabtu (16/10/2021).

Satgas yang telah dibentuk di Kwartir Nasional Pramuka diikuti pembentukan satuan serupa di tingkat daerah, cabang, sampai ranting. Ada dua gerakan penting atas arahan Presiden selaku Ketua Majelis Nasional Pembimbing Gerakan Pramuka.

“Gerakan kedisiplinan nasional, yaitu agar pramuka disiplin dan patuh pada protokol kesehatan sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap patuh pada protokol kesehatan. Kedua, gerakan kepedulian nasional yaitu agar gerakan pramuka peduli dan menaruh simpati dan empati kepada sesama, terutama mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Bachtiar.

Dokter Joko Mursitho Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional Gerakan Pramuka mengatakan, sudah ada contoh kegiatan tatap muka yang aman di Gerakan Pramuka. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat sejak awal sampai akhir.

Pramuka punya modal untuk ikut terlibat dalam penanggulangan pandemi. Salah satu kunci penanggulangan adalah disiplin. Di pramuka, disiplin adalah salah satu pendidikan pokok. “Gerakan Pramuka harus mampu menanggulangi Covid-19,” katanya.

Tidak hanyalah itu, Joko juga mengatakan, dukungan Gerakan Pramuka untuk kegiatan PTM Terbatas di sekolah juga mendapat kepercayaan penuh dari Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo.

“Saya percaya kegiatan yang selama ini dilaksanakan pramuka untuk mendukung kegiatan PTM terbatas akan semakin kuat dilengkapi informasi terkini tentang program vaksinasi yang bisa membuat semua aman, tentu dilengkapi pula dengan berbagai hal teknis untuk melindungi semua yang terlibat dalam proses pembelajaran di sekolah,” katanya.

Siti Nadia Tarmizi Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes menitipkan pesan, vaksinasi adalah cara untuk membentuk kekebalan kelompok di masyarakat.

Vaksinasi memungkinkan tubuh membangun imun sehingga tubuh lebih siap jika terinfeksi virus.

“Karena itu, perlu perluasan vaksinasi agar kegiatan PTM terbatas bisa aman. Vaksinasi menjadi salah satu upaya pokok menanggulangi pandemi yang sudah hampir dua tahun ini,” ujarnya.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Terguling di Raya Kedamean Gresik

Truk Mogok di Mastrip arah Kedurus

Mobil Terbalik di Merr Surabaya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Surabaya
Minggu, 25 September 2022
34o
Kurs