Selasa, 5 Mei 2026

Rais Aam: PBNU Pilih Percepat Pelaksanaan Muktamar ke-34 Daripada Menunda

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
KH Miftachul Akhyar Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Foto: Istimewa

KH Miftachul Akhyar Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan, Muktamar ke-34 NU akan tetap berlangsung.

“Sesuai amanat dan itu sudah diputuskan di Munas dan Konbes NU, Muktamar diselenggarakan tahun 2021,” ujarnya ketika berada di Surabaya, Kamis (18/11/2021).

Hanya saja, karena ada kebijakan penerapan PPKM Level 3 pada Libur Natal dan Tahun Baru, Muktamar yang harusnya digelar 23-25 Desember itu bisa tertunda.

Kalau tertunda, maka Muktamar ke-34 NU baru bisa digelar pada 2022 mendatang. Kiai Akhyar menyatakan, hal itu tidak sesuai amanat Munas dan Konbes NU.

“Otomatis. Kalau (mau) maju monggo, mundur monggo. Kalau mundur (akan dilaksanakan pada) 2022. Kami akan pilih yang maju saja,” kata dia.

Pengasuh Pondok Pesantren Miftahussunah Surabaya itu mengingatkan, yang paling penting bahwa pelaksanaan Muktamar NU itu tidak menabrak aturan PPKM Level 3.

Karena itu dia sarankan pelaksanaannya saja yang dipercepat. Karena kalau ditunda, menurutnya akan memakan waktu.

Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin pelaksanaannya justru memunculkan kemacetan karena digelar di tengah suasana libur Tahun Baru.

“Kalau ke belakang (mundur) negatif. Kalau maju justru positif,” ujarnya.(den/dfn/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 5 Mei 2026
29o
Kurs