Rabu, 8 Februari 2023

Satgas Covid-19: Vaksin Tidak Mengandung Magnet

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19. Foto: dok. suarasurabaya.net

Wiku Adisasmito Juru Bicara Satgas Covid-19 menegaskan, Vaksin Covid-19 yang diproduksi massal dan beredar di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, tidak mengandung magnet.

Pernyataan itu dia sampaikan sore hari ini, Jumat (28/5/2021), merespon video yang menginformasikan adanya kandungan magnet dalam vaksin yang beredar luas di media sosial.

Dalam video viral itu, ada seseorang yang menempelkan uang logam seribu rupiah tepat di lengan yang sebelumnya disuntik Vaksin Covid-19.

Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 menjelaskan, koin bisa saja menempel di kulit seseorang karena ada keringat yang diproduksi tubuh secara alami, dan bisa juga karena ada gaya gesek.

“Perlu diketahui, vaksin tidak mengandung magnet. Koin bisa saja menempel di kulit karena adanya keringat yang diproduksi secara alami oleh kulit manusia dan gaya gesek lainnya,” katanya di Graha BNPB, Jakarta.

Selain itu, uang koin pecahan seribu rupiah berbahan nikel yang tidak bisa menempel karena daya tarik magnet. Lebih lanjut, Wiku mengimbau masyarakat memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarluaskannya.

“Masyarakat seharusnya tidak langsung menyebar informasi tanpa mengkonfirmasi kebenarannya,” ujarnya.

Menurut Profesor Wiku, penyebaran informasi bohong atau hoaks tentang vaksinasi berpotensi menghambat upaya pemerintah menanggulangi Pandemi Covid-19 di tanah air.

Sebelumnya, Wawan Hari Purwanto Deputi VII Badan Intelijen Negara (BIN) menyatakan, penyebaran hoaks merupakan salah satu tantangan utama pemerintah dalam mengatasi wabah Virus Corona.(rid/den)

Berita Terkait