Senin, 27 September 2021

Set Top Box TV Digital Beda dengan Android TV Box

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Ilustrasi menonton televisi Foto: Pixabay

Masyarakat Indonesia sebentar lagi akan menikmati siaran televisi digital, namun, masih banyak masyarakat yang perangkatnya (televisi) masih membutuhkan bantuan alat untuk bisa menikmati siaran televisi digital.

Alat yang dimaksud yaitu set top box. Sayangnya sebagian masyarakat masih menganggap set top box sama dengan Android TV Box.

“Set top box ini bukan Android TV Box,” kata Joegianto Wakil Ketua Bidang Regulasi Pemerintah, Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) dilansir dari Antara, Sabtu (24/7/2021).

Dia menjelaskan, set top box berfungsi menangkap siaran televisi teresterial digital ke perangkat televisi analog. Sedangkan Android TV Box mengubah televisi konvensional menjadi tv pintar atau smart tv.

Android TV Box bisa digunakan untuk menonton tayangan streaming di Youtube maupun layanan berbayar. Tampilannya akan serupa seperti ponsel karena berbasis Android.

Sementara itu, pada set top box, siaran televisi yang ditangkap adalah siaran teresterial atau free to air, alias tidak berbayar.

Setelah memasang set top box di televisi analog, pengguna akan bisa menonton siaran televisi seperti biasa, hanya saja yang ditangkap adalah siaran televisi digital, bukan analog.

Siaran televisi digital akan menawarkan kualitas yang lebih baik, dari segi gambar maupun audio disbanding siaran televisi analog.

Karena berbasis digital, siaran televisi teresterial ini bisa menangkap sinyal di manapun perangkat berada sehingga menghasilkan siaran televisi.

Untuk itu, pada siaran digital hanya akan ada dua pilihan, yaitu ada siaran atau tidak ada siaran sama sekali (blank). Tidak akan ada lagi siaran televisi yang tidak jernih.

Sementara di siaran televisi analog, kedekatan lokasi perangkat televisi dengan infrastruktur misalnya antena akan sangat berpengaruh terhadap daya tangkap siaran. Semakin dekat jaraknya, akan semakin baik kualitas gambar siaran.

Sebaliknya, semakin jauh perangkat televisi dari infrastruktur, sinyal yang ditangkap semakin lemah sehingga gambar tidak jernih.

Kualitas gambar siaran juga dapat dipengaruhi oleh factor cuaca, misalnya ketika berangin maupun hujan lebat kualitas gambar akan semakin buruk.(ant/frh/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Mobil Terperosok di depan RSAL dr Ramelan A.Yani

Antre Vaksin di T2 Juanda

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Surabaya
Senin, 27 September 2021
27o
Kurs