Kamis, 26 Mei 2022

Tim SAR Perluas Radius Pencarian Pemburu Bonsai yang Terseret Arus

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tim SAR gabungan mencari korban yang hanyut di sungai Pikatan Mojokerto. Foto: Fuad Maja FM

Upaya pencarian M. Safi’i (24) warga Desa Kalen Kecamatan Dlanggu Mojokerto hanyut terbawa arus Sungai Pikatan Mojokerto sejak Jumat (26/03/2021) memasuki hari kedua. Radius pencarian korban dari titik awal turut diperluas.

Tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD Kabupaten Mojokerto dan potensi relawan Mojokerto terus berupaya melakukan penyisiran dari titik korban terseret hingga radius 3,5 kilometer.

“Radius pencarian diperluas dari lokasi kejadian korban tenggelam sampai Pintu Air Penewon Dam Penewon, Desa Jambuwok, sekitar 3,5 kilometer,” ungkap Ainul Mukhdin Koordinator Lapangan (Korlap) Basarnas Surabaya di lokasi kejadian, Sabtu (27/3/2021).

Dalam proses pencarian pihaknya melibatkan sekitar 50 orang dengan membagi menjadi lima search rescue unit (SRU). Empat SRU melakukan pencarian di air dan satu SRU di darat.

Pencarian korban sempat terkendala debit arus sungai dan kondisi medan curam karena banyak batu-batu cadas kali dan tumpukan ranting dan pohon, serta air berwarna keruh mengakibatkan minimnya jarak pandang ke dalam sungai.

Kronologi terseretnya Safi’i bermula ketika korban mengendarai motor Honda Beat S 4436 QL bersama rekannya Ayyub Zakaria (26 tahun) mencari pohon loa jenis bonsai di sekitar sungai sampai pukul 15.00 WIB.

Saat akan mencari pohon bonsai, korban bersama satu rekannya ini berusaha menyeberangi sungai yang arusnya cukup kencang saat itu.

“Korban berenang mencari bonsai kemungkinan kecapekan terbawa arus sungai dan tenggelam, di samping itu dia juga membawa tas ransel yang berisi peralatan bonsai seperti, pisau gergaji dan lainnya,” kata Ainul Mukhdin.

Menurut dia, rekan korban sempat menolongnya menarik tali tambang yang sebelumnya diikat di badannya. Namun, tali terlepas lantaran saking derasnya arus sungai.

“Korban sempat melambaikan tangan sampai sejauh sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian dan hilang terseret arus sungai,” tegas Ainul.(fad/dfn)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 26 Mei 2022
26o
Kurs