Jumat, 3 Desember 2021

Tujuh Jam Pemadaman di Pabrik Kertas PT Suparma Belum Juga Tuntas, Ini Kendalanya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
pemadaman-pt-suparma Petugas Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan pokok api di lokasi penyimpanan bahan baku kertas Pabrik PT Suparma, Jalan Raya Mastrip, Sabtu (23/10/2021). Foto: Command Center 112

Proses pemadaman kebakaran pabrik kertas PT Suparma di Jalan Raya Mastrip, Surabaya, Sabtu (23/10/2021) belum tuntas sepenuhnya sampai pukul 18.40 WIB. Padahal, laporan tentang kebakaran itu masuk ke WhatsApp Suara Surabaya pukul 11.50 WIB. Proses pemadaman sudah berlangsung selama tujuh jam karena lokasi kebakaran berisi materiel kardus bekas yang mudah terbakar seluas lapangan sepak bola.

Dedik Irianto Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya yang menyatakan itu. Sampai pukul 18.40 WIB tadi, petugas PMK masih berjibaku mencari titik api utama di gudang bahan baku kertas yang menurutnya seluas lapangan sepak bola dan berisi tumpukan kardus bekas setinggi enam meter yang mudah terbakar.

“Jadi ini bahan baku tumpukan kardus bekasnya hampir seluas lapangan sepakbola, ada banyak blok begitu seluas 40×50 meter, dengan tinggi enam meter. Sebenarnya masing-masing blok sudah ditutup terpal. Tapi untuk antisipasi titik api tidak menyebar, kami evakuasi bahan yang belum terbakar menggunakan alat berat,” ujarnya ketika mengudara di Radio Suara Surabaya.

kebakaran-penyimpanan-bahan-kertas-pt-suparma
Asap dari kebakaran di Pabrik PT Suparma Raya Mastrip, Sabtu (23/10/2021). Foto: kiriman Gunadi via WhatsApp Suara Surabaya

Sekadar mengingatkan, kebakaran ini dilaporkan oleh sejumlah pendengar Suara Surabaya sejak Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB. Dinas PMK Surabaya menerjunkan lebih dari 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan sejumlah banyak personel gabungan termasuk dari Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat dan Satpol PP.

“Memang kami tadi menargetkan jam 17.00 WIB sudah selesai. Tapi kami enggak boleh narget waktu. Harus sampai tuntas. Titik api kami perkirakan kurang 2 meter lagi. Tadi sebenarnya sudah dekat. Tapi begitu mau mendekati (lokasi yang diduga api pokok) tumpukan (bahan kardus,red) di atas ambrol. Keterbatasan alat berat juga mempengaruhi kecepatan menembus ke pokok api,” katanya.

Secara umum, kata Dedik, petugas pemadam sudah mampu mengendalikan api. Karena itulah, saat ini unit kendaraan pemadam di tempat kejadian kebakaran (TKK) sudah dikurangi. Dari sebelumnya lebih dari 10 unit kendaraan yang diterjunkan, belum termasuk kendaraan tangki DKRTH Surabaya untuk suplai air, sekarang tinggal lima unit kendaraan PMK yang ada di TKK.

kebakaran-pt-suparma-yang-pemadamannya-cukup-lama
Kebakaran di Pabrik PT Suparma Jalan Raya Mastrip, di lokasi penyimpanan bahan baku kertas seluas lapangan bola. Foto: Istimewa

“Sekarang unitnya sudah kami kurangi. Tinggal 5 unit di TKK karena dibantu tim kebakaran dari pabrik sendiri. Sudah kami antisipasi, sudah dilokalisir. Tinggal sedikit lagi. Sebenarnya tidak membahayakan, cuma butuh waktu dan evakuasi barang yang terbakar supaya tidak merambat ke yang lain. Yang belum terbakar kami ambil, kami pindahkan, yang terbakar disiram,” ujarnya.

Sampai saat ini, Dedik mengatakan, pemadam belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Dedik hanya mengatakan, di antara tumpukan kardus bekas bahan kertas PT Suparma itu, petugas mencurigai bahwa api itu muncul dari bawah, di sekitaran tumpukan bahan baku kertas tersebut.(den)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Jumat, 3 Desember 2021
29o
Kurs