Rabu, 29 Juni 2022

17 Mahasiswa Universitas Ciputra Lolos IISMA 2022, Terbanyak di Antara Universitas Swasta di Jatim

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
17 Awardee Indonesian International Mobility Awards (IISMA) 2022 Universitas Ciputra, bersama Rektor dan Civitas Akademika Universitas Ciputra, Rabu (25/5/2022). Foto: Retha Yuniar suarasurabaya.net

Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Ciputra berhasil lolos menjadi awardee (calon penerima beasiswa) Indonesian International Mobility Awards (IISMA) 2022. Ini sekaligus menjadi jumlah terbanyak di jajaran universitas swasta di Jawa Timur.

“Saya senang sekali. Saya bahagia karena pemerintah Indonesia sanggup membuka kesempatan ajaib, karena ditengah pandemi Indonesia tetap menyelenggarakan IISMA dan memberangkatkan mahasiswa ke beberapa Universitas di dunia. Tujuhbelas ini jumlah terbanyak untuk Universitas swasta di Jatim,” kata Suryani Halim Head of Networking and Partnership Universitas Ciputra Surabaya di depan awakmedia, Rabu (25/5/2022)

Dari 7.500 pendaftar di level nasional, 17 mahasiwa Universitas Ciputra yang berhasil lolos akan menjalani pendidikan selama satu semester di 13 Universitas berbeda di Amerika, Eropa, Asia dan Australia.

“Kita sudah menyiapkannya sejak tahun 2021. Saat pemerintah mengumumkan pembukaan pendaftaran IISMA 2021. Tahun lalu kita mengirimkan 9 orang dari 12 yang terpilih. Tahun ini bertambah menjadi 17 mahasiswa,” ujarnya.

Selain kerja keras setiap mahasiswa, keberhasilan ini tentu tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi civitas akademika Universitas Ciputra. Civitas akademika, kata Suryani, mendorong setiap mahasiwanya untuk ikut berpartisipasi dalam program beasiswa yang digagas Kemendikbud ini.

“Kami menyadari, melalui IISMA mahasiswa kami akan mendapatakan inspirasi dari global culture. Anak-anak itu akan beradaptasi sehingga akan relevan dengan perkembangan teknologi dan kebudayaan global,” tururnya optimis.

Suryani percaya, setiap perwakilan yang berangkat akan menyerap inspirasi, ilmu, dan cerita kebudayaan di masing-masing negara. Mereka juga akan belajar beradaptasi dan menjadi duta besar yang mengenalkan nama Indonesia kepada dunia.

“Kita tentu sulit ya kalau berharap kemajuan akan datang kepada kita. Makanya Kami mengirimkan anak-anak itu untuk menjemput kemajuan kita bersama,” ujarnya.

Dia percaya, keberangkatan para mahasiswa tersebut, akan membuka keran inspirasi dan jendela inovasi yang dapat membantu Indonesia untuk terus menjadi lebih baik. Selain itu, tetap dapat memilah dan menyaring mana saja yang masih bisa diterima budaya ketimuran Indonesia.

Culture of learning di setiap negara kan berbeda ya, mahasiswa akan mendapatkan hal itu. Nah begitu mereka kembali, tentunya dia akan membawa sesuatu. Outputnya bisa berupa inspirasi prototipe produk maupun jasa, sampai personal development agar lebih maju dan menginspirasi yang lain,” imbuhnya.

Melalui kesadaran tersebut, Universitas Ciputra juga menyusun strategi kongkrit untuk membantu mahasiswanya.

“Mulai dari pemberkasan, pelatihan IELTS (International English Language Testing System) maupun TOEFL, yang secara intensif telah dilakukan sejak tahun lalu” ujarnya.

Kata Suryani, pihak kampus selalu terbuka dalam melayani mahasiwa yang membutuhkan bantuan konversi nilai, pengecekan kelengkapan berkas hingga pelatihan-pelatihan.

“Dan kunci suksesnya, kakak kelasnya juga dilibatkan. Ikut ngobrol, Ikut berdiskusi. Jadi kita hadirkan dulu yang mengiinspirasi. Untuk memotivasi anak-anak,” jelasnya.

Suryani juga mengatakan pihak kampus terus memantau update informasi dan persyaratan atau kriteria yang diinginkan oleh IISMA, menyadari proses seleksi yang tidak mudah. Peserta harus melewati serangkaian tes lain yang mempersyaratkan Surat deklarasi, Akademik transkrip, Essay dan Tes kebinekaan sebelum menginjak tes interview.

Setelahnya, semua mahasiswa yang terpilih akan mendapatkan tuitition fee, akomodasi, fasilitas PCR, Pengurusan visa, uang saku, dan uang housing selama menetap di Universitas tujuan.

“Tentu kita ingin, tahun depan Jawa Timur bisa mengirimkan lebih banyak. Karena populasi penduduk kita paling banyak,” pungkas Suryani.

Berikut daftar 17 Mahasiswa Universitas Ciputra Lolos IISMA 2022:

  1. Charlize Cathleen Effendi (Nanyang Technological University Singapore
  2. Karen Fayola (Pen State University)
  3. Hadara Kwik (British Columbia Canada)
  4. Andrea Natasha Ham (The University Of Queensland)
  5. Analicia Wibowo (Korea University)
  6. Kathleen Gabrielle (Korea University)
  7. Jacqueline Angelina Kwari (The Universiti of Adelaide)
  8. Celine Soegiarjo (Boston University Metropilitan College)
  9. Vanessa Angelin Davis (Hanyanh University – Seul Campus)
  10. Audrey Devina Setiawan (Michigan State University)
  11. Eiffelyn Gunawan (Michigan State University)
  12. Alleta Antjani Istanto (Sapienza University of Rome)
  13. Sherin Alianto (University of Waterlo)
  14. Shalomeira Valencia Winata (Arizona State University)
  15. Carryn Kindangen (Universiry of Szeged)
  16. Rachel Aughhie Zefanya (Universiry of Szeged)
  17. Steven Chandra (Universiry of Szeged). (tha/bil/ipg)
Berita Terkait

Surabaya
Rabu, 29 Juni 2022
26o
Kurs