Sabtu, 20 Agustus 2022

55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Joko Widodo Presiden menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, hari ini Selasa (25 /1/2022). Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di The Sanchaya Resort Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (25 /1/2022). Kehadiran PM Lee di Bintan ini untuk menghadiri Leaders’ Retreat Indonesia-Singapura.

Saat tiba pukul 11.40 WIB, PM Lee disambut alunan rebana. Jokowi tampak menyambut kedatangan PM Lee di lobi The Sanchaya Resort Bintan, kemudian memperkenalkan para menterinya. Hal yang sama juga dilakukan PM Lee.

Usai berbincang-bincang, PM Lee kemudian menandatangani buku tamu dan setelah itu, Presiden Jokowi dan PM Lee melaksanakan foto bersama.

Dalam suasana bersahabat, keduanya berjalan kaki menuju veranda untuk melakukan pembicaraan tete-a-tete. Pada pertemuan kali ini kedua kepala pemerintahan mengenakan batik, termasuk delegasi yang hadir.

Selanjutnya, Joko Widodo dan PM Singapura menggelar pertemuan bilateral di Ruang Dahliam The Sanchaya Resort Bintan. Dalam sambutannya, Presiden meyakini hubungan Indonesia-Singapura akan makin kuat.

“Saya yakin ke depan hubungan antara dua negara akan makin kuat,” ujar Jokowi saat mengawali pertemuan bilateral.

Di awal sambutannya, Presiden menyampaikan kehormatan bagi pemerintah Indonesia dapat menerima kunjungan PM Lee Hsien Loong dan delegasi Singapura di Bintan.

“Sudah waktunya bagi PM Lee dan saya untuk duduk kembali dan membahas upaya penguatan kerja sama bilateral. Tahun ini juga merupakan tahun peringatan 55 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura,” ucap Presiden.

Sementara itu, dalam sambutannya PM Lee menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas sambutan yang baik.

“Kami senang berada di sini dan bertemu Jokowi Presiden dan para menteri,” kata PM Lee.

Pertemuan ini, lanjut Lee, harusnya diadakan setiap tahun. “Namun karena pandemi, kita bertemu setelah dua tahun,” ujar PM Lee.(faz/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
29o
Kurs