Selasa, 5 Juli 2022

Disbudpar: Selama Libur Lebaran, Pergerakan Wisatawan Jatim Capai Lebih 1,5 Juta

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi. Sejumlah jasa sewa kuda berada di lautan pasir Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis 8 November 2018. Lautan pasir seluas 5,920 hektare berada pada ketinggian 2.100 mdpl. Foto : Antara

Pasca dilonggarkannya sejumlah aturan terkait pembatasan Covid-19 di Indonesia, banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghabiskan masa liburnya dengan berwisata.

Dalam keterangan tertulis yang diterima suarasurabaya.net, Sabtu (21/5/2022), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim (Disbudpar Jatim) mencatat, pergerakan wisatawan Jatim di 34 kabupaten/kota selama libur Lebaran mulai 30 April sampai dengan 8 Mei 2022 sebanyak 1.508.244. lonjakan wisatawan di destinasi wisata utamanya, terjadi pada tanggal 3 – 6 Mei 2022.

Lonjakan wisatawan, di antaranya terjadi di kantong wisata seperti telaga Sarangan, Trawas, Tretes, Pacet, Bromo, Jatim Park Group. Selain itu kawasan wisata Batu dan daya tarik wisata di sepanjang jalur lintas selatan (JLS), mulai dari pantai di Kab. Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, dan Banyuwangi serta trend wisata yang saat ini berkembang yaitu berlibur di desa wisata.

Kenaikan ini pun didukung oleh kesiapan para pelaku usaha pariwisata menyambut wisatawan dengan menerapkan protokol kesehatan/CHSE serta senantiasa melakukan skrining terhadap tamu/wisatawan dengan menggunakan QR Code PeduliLindungi.

Sementara itu, terkait dengan insiden ambrolnya seluncuran di Waterpark Atlantis Kenjeran Park Surabaya, yang mengakibatkan belasan orang jatuh dari seluncuran kolam renang di Kenjeran Park atau Kenpark Surabaya pada 7 Mei 2022 lalu, telah mendapat perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim dan Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya meninjau Waterpark di Kenjeran Park, Minggu (15/5/2022). Foto : Diskominfo Kota Surabaya

Pada kunjungan di Kenpark sehari setelah kejadian, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim menjelaskan, bahwa pihak manajemen Kenjeran Park sedang memastikan keamanan wahana melalui kalibrasi wahana oleh jasa konsultan White Water yang bertempat di Kanada. Selain itu, saat ini objek wisata tersebut telah dilakukan penutupan sementara sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Pemprov Jatim sejatinya telah mengeluarkan imbauan pada para pelaku objek wisata, melalui Surat Sekretaris Daerah No. 556.2/12207/118.6/2022 tgl 31 Maret 2022, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyelagunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat adiktif lainnya) serta minuman beralkohol, memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku, memelihara keselamatan dan kesehatan kerja (K3), khususnya pengawasan pada fasilitas yang berisiko terhadap kecelakaan.

Selain itu, Disbudpar Jatim juga telah menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata se-Jatim, dengan nomor surat 556/ 15400 /118.5/2022 tanggal 22 April 2022, perihal imbauan persiapan libur Hari Raya Idulfitri 1443 H.

Pada poin ketiga dan keempat surat tersebut, tentang pemantauan dan pengawasan ketat terhadap destinasi pariwisata yakni, melakukan pemantauan dan pengawasan ketat terhadap destinasi pariwisata. untuk memastikan keamanan pengunjung saat adanya kegiatan hiburan pertunjukan ataupun saat menggunakan fasilitas-fasilitas atau wahana-wahana, terutama wahana permainan. Wahana yang dimaksud, seperti bianglala, permainan outbound, flying fox dan wahana-wahana yang rawan bencana dan rawan timbulnya kecelakaan.

Selain itu, membatasi aktivitas di destinasi pariwisata yang dapat menimbulkan kerumunan atau kelalaian terhadap protokol kesehatan serta aktivitas kegiatan ritual yang dapat membahayakan keselamatan. (bil/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
31o
Kurs