Kamis, 2 Februari 2023

Elon Musk: Melarang Twitter Trump Adalah “Kesalahan Besar”

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
ELon Musk pemilik baru Twitter. Foto: Antara

Elon Musk pemilik Twitter yang baru mengatakan pemblokiran akun milik Donald Trump, ketika menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, secara permanen setelah kerusuhan di Capitol pada 6 Januari 2021, adalah kesalahan besar yang harus diperbaiki.

Twitter kala itu beralasan akan berisiko jika terjadi kekerasan lainnya melalui cuitannya.

“Saya baik-baik saja dengan Trump tidak mencuit. Hal yang paling penting adalah Twitter membetulkan kesalahan besar yang telah melarang akun Trump, meskipun tidak ada pelanggaran hukum atau aturan penggunaan,” cuit Musk seperti disiarkan Reuters pada Sabtu (26/11/2022) waktu setempat.

Mengutip Antara, Musk juga mengatakan, tindakan Twitter kala itu akan berdampak negatif pada platform media sosial tersebut saat seorang presiden masih menjabat dan dapat menyebabkan rusaknya kepercayaan publik.

Pada pekan lalu, Musk mengumumkan aktivasi ulang terhadap akun milik Donald Trump setelah jajak pendapat yang dia adakan menang tipis untuk memulihkan akun Trump.

Twitter juga belum memberikan pendapat atas pernyataan Musk bahwa Trump tidak melanggar aturan di platform itu saat akunnya ditangguhkan.

Donald Trump menyatakan tidak tertarik untuk kembali ke Twitter setelah akunnya dipulihkan. Dia akan menggunakan Truth Social, media sosial yang dikembangkan Trump Media and Technology Group.(ant/tik/rst)

Berita Terkait