Senin, 6 Februari 2023

Empat Titik di Sidoarjo Banjir karena Laut Pasang dan Luapan Sungai

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Air sungai Ngaban di Kabupaten Sidoarjo meluap sampai masuk ke rumah warga Perumahan Bumi Candi Asri, Sidoarjo sejak Jumat (25/11/2022). Foto: Haris via WhatsApp Suara Surabaya

Empat titik di Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, tergenang banjir pada Sabtu (26/11/2022).

Desa Banjar Asri, Banjar Panji, dan Kedungbanten di Kecamatan Tanggulangin merupakan titik rawan banjir karena adanya penurunan tanah di kawasan tersebut.

Akibatnya, kata Dwi Eko Saptono Plt. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA), jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai air pasang dari laut maka akan terjadi banjir.

“Selama 10 hari ini sampai tanggal 29 November besok, ketinggian air laut akan naik sampai 140 sentimeter. Kemudian ada air kiriman dari Barat ke Timur (lokasi desa rawan banjir Tanggulangin). Akhirnya saluran pembuangan atau irigrasinya tidak mampu menampung lagi dan terjadi overtop (kelebihan), sehingga banjir,” jelasnya pada Radio Surara Surabaya.

Adapun untuk kawasan Candi yang dilaporkan banjir, yakni di daerah Bumi Candi Asri. Banjir tersebut, disebabkan luapan air sungai Kalitengah karena terkena derasnya aliran air dari kawasan barat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, kata dia, saat ini tengah membangun empat rumah pompa untuk langka jangka panjang. Sementara untuk wilayah rawan banjir, Dwi Eko menjelaskan sudah disiapkan untuk 12 pompa air untuk penyedotan air dibuang ke hulu.

“Untuk 12 pompa air, sifatnya untuk mengurangi volume banjir saja, jadi butuh proses. Apalagi kalau afurnya di hulu yaitu sungai brantas overtop (debit airnya tinggi), kita harus nunggu untuk lanjut buang lagi kesana agar tidak malah meluber ke daerah lain,” ucapnya.

Menurutnya, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo, sudah di koordinasikan dan standby di masing-masing titik yang saat ini banjir.

Dia mengatakan, Pemkab sudah berkomunikasi dengan instansi terkait dari tingkat provinsi maupun daerah lain, terkait sungai Porong yang debit airnya cukup tinggi itu.

“Sudah dikoodinasikan untuk pembagian pengaliran airnya. Apalagi debit air tinggi karena dari Brantas dialirkan semua ke sungai Porong,” ucap dia.

Sebagai informasi, beberapa pendengar SS di Kabupaten Sidoarjo sebelumnya melaporkan rumahnya terendam banjir.

“Di Blok C Bumi Candi Asri sungainya meluap hinggam asuk ke rumah warga. Sudah hampir ke lutut kaki. Hampir dua RT yang terdampak,” kata Haris pendengar SS. (bil/iss)

Berita Terkait