Minggu, 14 Agustus 2022

Eri Cahyadi Serahkan Hibah Aset Pemkot di Kelurahan Medokan Ayu, Senilai Rp 22 Miliar

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya, menyerahkan aset milik Pemerintah Kota Surabaya senilai Rp 22 Miliar ke BPN II di Kota Surabaya, Jumat (1/7/2022). Foto : Diskominfo Kota Surabaya

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Sinergitas Pemerintah Provinsi dan Daerah serta Seluruh Stakeholder melalui Forum Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) dan Pola Trijuang Menuju Jawa Timur Lengkap untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat, di Hotel Vasa Kota Surabaya, Jumat (1/7/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Eri melakukan penyerahan hibah tanah seluas 5.000 m2 yang berada di Kelurahan Medokan Ayu, kepada Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) II Kota Surabaya Lampri, yang disaksikan langsung oleh Hadi Tjahjanto, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) .

Aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya senilai Rp 22 Miliar itu, rencananya akan digunakan sebagai kantor untuk mendukung kinerja pelayanan sertifikat tanah BPN II di Kota Pahlawan.

Eri Cahyadi juga menerima 176 sertifikat aset atas nama Pemkot Surabaya, yang diberikan langsung oleh Menteri ATR/BPN didampingi Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur.

Ira Tursilowati Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Surabaya  mengatakan, sebelum kegiatan itu berlangsung,  Eri Cahyadi mendampingi Hadi Tjahjanto, dalam rangkaian kegiatan peninjauan pelayanan sertifikasi di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) I dan II Kota Surabaya.

“Pada hari ini pula, Wali Kota Surabaya  menyerahkan hibah tanah, aset milik Pemkot Surabaya seluas 5.000 m2 di Kelurahan Medokan Ayu Kota Surabaya senilai Rp 22 Miliar, yang direncanakan untuk membangun kantor BPN II,” kata Ira.

Ira menjelaskan, pada kegiatan tersebut,  Eri Cahyadi juga menerima penyerahan sertifikat atas nama Pemkot Surabaya, sejumlah 176 sertifikat yang diberikan langsung oleh Menteri ATR/BPN.

“Ada dua yang kita terima, pertama sertifikat aset jalan dan saluran. Kedua, diluar jalan dan saluran yang biasanya untuk persil, seperti sekolah, perkantoran dan lainnya,” kata dia.

Di sisi lain, usai melakukan tinjuan pelayanan di kantor BPN I dan BPN II Kota Surabaya, Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto mengajak seluruh masyarakat untuk segera mendaftarkan sertifikat tanah mereka. Sebab, kantor BPN akan memberikan pelayanan khusus, berupa membuka loket mandiri.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan sertifikat secara mandiri, sekarang juga segera didaftarkan. Sebab, akan dilayani dengan istimewa, karena kita akan membuka loket-loket secara mandiri untuk mendaftarkan tanahnya sebagai hak milik,” tegasnya. (man/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langir Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Minggu, 14 Agustus 2022
31o
Kurs